InstaForex
News Update :
Tampilkan postingan dengan label Wirausaha. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Wirausaha. Tampilkan semua postingan

Menerbitakan Buku Murah

11/13/2014

“Banyak jalan menuju Roma”. Kira-kira itulah pepatah yang cocok menggambarkan dunia penerbitan buku saat ini. Selain lembaga penerbitan mayor, kini banyak penulis yang melirik jasa penerbitan buku mandiri (indie) untuk memproduksi sekaligus memasarkan karya mereka. Salah satu pelaku usaha yang bergerak di jasa penerbitan buku indie adalah Penerbit Harfeey.
Zaminatul Laely Harfeeyah, Direktur Utama Penerbit Harfeeyah, mengatakan tidak perlu modal besar untuk membangun jasa penerbitan indie. Bahkan, Zamiatul memulai bisnisnya di kamar kost yang berukuran 3x3 meter dan modal kurang dari Rp1 juta rupiah saja. Nah, bagi Anda yang tertarik untuk menerbitkan buku sendiri atau membangun jasa penerbitan buku mandiri, berikut beberapa tips yang bisa Anda ikuti.
Pertama, Membuat Nama dan Logo Penerbit. Nama dan logo perusahaan penerbitan adalah elemen yang penting. Cari nama yang unik bahkan bernilai jual. Hal yang sama berlaku juga untuk logo. Buatlah logo yang memikat (eye-catching) dan memiliki nilai filosofis.
Kedua, Modal. Berbeda dengan penerbitan mayor, jasa penerbitan indie tidak memerlukan nominal uang yang besar. Modal tersebut dimanfaatkan membuat akta notaris (badan hukum). Untuk jenis usaha, penerbitan indie termasuk perusahaan skala kecil. Hal ini membuat biaya yang harus dibayarkan cenderung murah. Biaya untuk membayar notaris ini dimulai dari Rp500.000.
Ketiga, Kuasai Teknik – Teknik Dasar Penerbitan Buku. Salah satu keahlian yang wajib dikuasai adalah teknik dasar penerbitan buku yang meliputi teknik penyuntingan (editing), tata letak (lay outting), dan desain sampul buku (cover). Semua teknik tersebut bisa dipelajari secara otodidak melalui buku-buku yang dijual di pasar. Namun, jika Anda ingin memakai jasa pihak luar, Anda bisa menggunakan pekerja paruh waktu yang honornya lebih murah dari pekerja profesional.
Keempat, ISBN dan Barcode. Elemen penting dari sebuah buku adalah nomor ISBN dan barcode buku. Anda bisa mengajukan permintaan nomor ISBN ke Perpustakaan Nasional, sedangkan barcode bisa dibuat sendiri menggunakan aplikasi Corel Draw.
Kelima, Percetakan. Setelah tahap pracetak selesai, langkah selanjutnya adalah mencari percetakan. Langkah ini akan menentukan harga pokok produksi sebuah buku. Untuk meminimalisir modal, Anda bisa menetapkan sistem uang muka (down payment) kepada penulis. Setelah buku selesai dicetak, sisa pembayaran bisa Anda gunakan untuk melunasi biaya cetak.
Keenam, Tentukan Harga Buku. Rumus standar penentuan harga buku adalah jumlah eksemplar cetak x 5. Namun, jika harganya dirasa terlalu mahal, Anda dan si penulis bisa merevisi harga tersebut sesuai dengan keinginan penulis.
Ketujuh, Strategi Pemasaran. Gunakan promosi gratis via media sosial atau blog untuk menekan budget pemasaran. Agar makin tepat sasaran, Anda bisa masuk ke komunitas, baik offline maupun online. Selain itu, adakan lomba-lomba penulisan atau forum silaturahmi (gathering) agar para penulis tersebut berniat untuk menerbitkan naskah mereka.
sumber : Bisnis.com

Tips Mendaftarkan Tempat Usaha (Perusahaan Perorangan)

11/11/2014

Bentuk usaha perusahaan perorangan ("Perusahaan Perorangan").

1.    Sebelum melakukan pendaftaran tempat usaha, hal-hal yang perlu diperhatikan:

a.     Perjanjian Sewa Menyewa

Perjanjian yang dilakukan oleh pemilik tanah dan Anda, baik berupa perjanjian tertulis maupun perjanjian lisan harus diperhatikan bahwa objek dari perjanjian tersebut digunakan sebagai kegiatan usaha. Berdasarkan Pasal 1554 jo Pasal 1560KUHPer, Anda sebagai penyewa wajib untuk menggunakan objek sewa sebagaimana tujuan sewa yang diberikan oleh si pemberi sewa dan tidak diperkenankan untuk mengubah wujud maupun tataan objek yang disewa. Apabila Anda sebagai penyewa tidak menggunakan objek sewa sesuai dengan perjanjian sewa hingga menerbitkan suatu kerugian kepada pihak pemberi sewa, maka pemberi sewa dapat meminta pembatalan perjanjian sewa kepada Anda.

b.     Izin Mendirikan Bangunan ("IMB")

Sebagai bahan perbandingan, apabila bangunan berada di Provinsi Jakarta, maka berdasarkan Pasal 2 Kepgub 76/2000, setiap kegiatan yang akan membangun bangunan/bangunan-bangunan wajib memiliki IMB. Permohonan IMB ini dapat diajukan secara tertulis kepada Gubernur melalui Suku Dinas untuk :
a.      Bangunan Rumah Tinggal;
b.      Bangunan Bukan Rumah Tinggal;
c.      Bangunan-Bangunan.
        
Perlu diperhatikan apakah IMB yang dimiliki oleh pemilik tanah dapat digunakan sebagai tempat usaha atau hanya izin untuk membangun rumah tinggal.

Apabila perjanjian sewa dan IMB yang ada sudah sesuai dengan peruntukan kegiatan usaha, maka Anda dapat melaporkan tempat usaha yang Anda miliki lakukan kepada Pihak Kelurahan setempat.

2.   Perizinan Kegiatan Usaha

Dengan asumsi bahwa bentuk usaha yang dilakukan adalah Perusahaan Perorangan, maka berdasarkan Pasal 1624 KUHPer, persekutuan berlaku sejak adanya perjanjian, jika dalam perjanjian ini tidak disyaratkan syarat lain. Adapun perjanjian yang dimaksud di sini dapat berupa perjanjian tertulis maupun perjanjian secara lisan. Sehingga, untuk Perusahaan Peorangan tidak diperlukan adanya akta perusahaan.

Lebih lanjut terkait perizinan kegiatan usaha, dapat dilengkapi dokumen sebagai berikut :

1.   Tanda Daftar Perusahaan  ("TDP")
Berdasarkan Pasal 1 angka 1 UU 3/1982 yang dimaksud dengan Daftar Perusahaan adalah daftar catatan resmi yang diadakan menurut atau berdasarkan ketentuan undang-undang ini dan atau peraturan-peraturan pelaksanaannya, dan memuat hal-hal yang wajib didaftarkan oleh setiap perusahaan serta disahkan oleh pejabat yang berwenang dari kantor pendaftaran perusahaan

Adapun yang dimaksud dengan Perusahaan adalah setiap bentuk usaha yang menjalankan setiap jenis usaha yang bersifat tetap dan terus-menerus dan yang didirikan, bekerja serta berkedudukan dalam wilayah Negara Republik Indonesia, untuk tujuan memperoleh keuntungan dan atau laba;

Berdasarkan Pasal 2 ayat (1) Permendag 36/2007, diatur bahwa setiap Perusahaan yang berbentuk :
a.    Perseroan Terbatas;
b.    Koperasi;
c.    Persekutuan Komanditer (CV);
d.    Firma (Fa);
e.    Perorangan;
f.     Bentuk Lainnya; dan
g.    Perusahaan Asing dengan status Kantor Pusat, Kantor Tunggal, Kantor Cabang, Kantor Pembantu, Anak Perusahaan, dan Perwakilan Perusahaan yang berkedudukan dan menjalankan usahanya di wilyah Republik Indonesia

Sebagai asumsi apabila bentuk perusahaan yang ingin dibentuk adalah salah satu dari bentuk usaha yang diatur dalam Pasal 2 ayat (1) Permendag 37/07, maka daftar perusahaan wajib untuk dilaksanakan. Apabila bentuk perusahaan yang akan dibentuk adalah perusahaan kecil, maka berdasarkan Pasal 6 UU 3/1982 jo Pasal 4 Permendag 36/2007 terdapat pengecualian kewajiban untuk mendaftarkan daftar perusahaan bagi perusahaan kecil, namun apabila perusahaan kecil tetap dapat memperoleh TDP untuk kepentingan tertentu, apabila perusahaan kecil tersebut menghendaki.

Lebih lanjut yang dimaksud dengan perusahanan kecil adalah:
1.    Perusahaan yang dijalankan perusahaan yang diurus, dijalankan, atau dikelola oleh pribadi, pemiliknya sendiri, atau yang mempekerjakan hanya anggota keluarganya sendiri;
2.    Perusahaan yang tidak diwajibkan memiliki izin usaha atau surat keterangan yang dipersamakan dengan itu yang diterbitkan oleh instansi yang berwenang; atau         
3.    Perusahaan yang benar-benar hanya sekedar untuk memenuhi keperluan nafkah sehari-hari pemiliknya.

Apabila perusahaan yang akan dibentuk merupakan perusahaan kecil pada dasarnya tidak diwajibkan untuk melakukan pendaftaran perusahaan, namun apabila dihendaki untuk kepentingan tertentu, tetap dapat mengajukan permohonan pendaftaran perusahaan tersebut.

2.   Surat Izin Usaha Perdagangan ("SIUP")
Setiap Perusahaan yang melakukan usaha perdangangan wajib untuk memilki SIUP. Berdasarkan Pasal 4 ayat (1) huruf c Permendag 46/2009, terdapat pengecualian kewajiban  memiliki SIUP terhadap Perusahaan Perdagangan Mikro dengan kriteria:
a.   Usaha Perseorangan atau persekutuan;
b.   Kegiatan usaha diurus, dijalankan, atau dikelola oleh pemiliknya atau anggota keluarga terdekat; dan
c.   Memiliki kekayaan bersih paling banyak Rp50.000.000,- tidak termasuk tanah dan bangunan.

Namun, Perusahaan Perdagangan Mikro tetap dapat memperoleh SIUP apabila dikehendaki oleh Perusahaan tersebut.

Permohonan SIUP ini diajukan kepada Pejabat Penerbit SIUP dengan melampirkan surat permohonan yang ditandatangani oleh Pemilik/Pengurus Perusahaan di atas materai yang cukup serta dokumen-dokumen yang disyaratkan dalam Lampiran II Permendag 36/2007.

3.   Nomor Pokok Wajib Pajak ("NPWP")
Memiliki NPWP atas nama pemilik/ penanggung jawab perusahaan.

4.   Izin Gangguan
Berdasarkan Pasal 1 angka 3 Permendagri 27/2009, yang dimaksud dengan Izin Gangguan adalah pemberian izin tempat usaha/kegiatan kepada orang pribadi/badan di lokasi tertentu yang dapat menimbulkan bahaya, kerugian, dan gangguan, tidak termasuk tempat/kegiatan yang telah ditentukan oleh Pemerintah Pusat atau Pemerintah Daerah.

Berdasarkan Pasal 5 Permendagri 27/2009 dokumen persyaratan Izin Gangguan yaitu sebagai berikut :
a.  Formulir Permohonan, yang sedikitnya memuat :
(i)          Nama Penanggung Jawab Usaha/Kegiatan;
(ii)        Nama Perusahaan;
(iii)      Alamat Perusahaan;
(iv)      Bidang usaha/kegiatan;
(v)      Lokasi Kegiatan;
(vi)      Nomor Telepon perusahaan;
(vii)       Wakil Perusahaan yang dapat dihubungi;
(viii)           Ketersediaan sarana dan prasarana teknis yang diperlukan dalam menjalankan usaha;
(ix)      Pernyataan pemohon izin tentang kesanggupan memenuhi ketentuan    perundang-undangan
b.      Foto copy KTP Pemohon;
c.  Foto copy Surat Izin Lokasi/Domisili;
d.      Foto copy NPWP;
e.  Apabila pemohon adalah pemilik tempat usaha, maka dokumen yang wajib dilampirkan adalah:
(i)          Foto copy Akta Perusahaan (apabila merupakan badan usaha atau badan hukum);
(ii)        Foto copy PBB terakhir
(iii)      Foto copy Surat Kepemilikan tanah;
(iv)      Foto copy IMB/IPB/KRK.
f.  Apabila pemohon adalah penyewa tempat usaha, maka dokumen yang diwajibkan adalah surat perjanjian sewa dengan pemilik tempat usaha.
g.      Surat Persetujuan Tetangga yang diketahui RT/RW setempat.

Izin Gangguan ini diberikan oleh Bupati/Walikota, khusus untuk DKI Jakarta pemberian izin gangguan merupakan kewenangan Gubernur.

Ketentuan mengenai besarnya retribusi Izin Gangguan yang diterapkan di Provinsi DKI Jakarta diatur berdasarkan Pasal 13 (a) Perda 1/2006.

Dasar hukum:
1.      Kitab Undang-Undang Hukum Perdata (Burgerlijk Wetboek,Staatsblad 1847 No. 23) ("KUHPer");
2.      Undang-Undang Gangguan (Hinderordonanntie) S.1926-226;
3.      Peraturan Menteri Perdagangan Republik Indonesia No. 46/M-Dag/Per/9/2009 tentang Perubahan atas Peraturan Menteri Perdagangan Republik Indonesia No. 36/M-Dag/Per/9/2007 Tahun 2007 tentang Penerbitan Surat Izin Usaha Perdagangan("Permendag 46/2009");
4.      Peraturan Menteri Perdagangan Republik Indonesia No. 36/M-Dag/Per/9/2007 tentang Penerbitan Surat Izin Usaha Perdagangan ("Permendag 36/2007");
5.      Peraturan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Nomor 27 Tahun 2009 tentang Pedoman Penetapan Izin Gangguan Daerah ("Permendagri 27/2009");
6.      Peraturan Daerah Provinsi Daerah Khusus Ibukota Jakarta Nomor 1 tahun 2006 tentang Retribusi Daerah ("Perda 1/2006").
7.      Keputusan Gubernur Propinsi Daerah Khusus Ibukota Jakarta Nomor 76 tahun 2000 tentang Tata Cara Memperoleh Izin Mendirikan Bangunan, Izin Penggunaan Bangunan dan Kelayakan Menggunakan Bangunan di Daerah Khusus Ibukota Jakarta ("KepGub 76/2000")
  
Setiap artikel jawaban Klinik Hukum dapat Anda simak juga melalui twitter @klinikhukum, atau facebook Klinik Hukumonline.
http://images.hukumonline.com/frontend/lt4dedde9e1cb1b.jpg

113055 HITS
DI: HUKUM PERUSAHAAN
SUMBER DARI: ADISURYO PRASETIO & CO 

Tips Mendirikan Perusahaan (PT)

Untuk mendirikan perusahaan, berikut adalah data-data yang perlu Anda siapkan:

  1. Opsi Nama Perusahaan (Minimal 3)
  2. Bidang Usaha
  3. Domisili Perusahaan
  4. Nama-Nama Pemegang Saham & KTP 
  5. Komposisi Pemegang Saham
  6. Modal Dasar Perusahaan(Minimal Rp51.000.000)
  7. Modal Disetor (Minimal Rp51.000.000)
  8. Susunan Direksi dan Komisaris
  9. KTP Direktur dan Komisaris
  10. NPWP Direktur
  11. Fasfoto 3x4 2 lembar
Berikut adalah 5 langkah utama atau proses pendirian perusahaan. 
Pertama, membuat akte perusahaan

Karena perusahaan berbadan hukum maka sangat mutlak perlu membuat akte perusahaan Anda. Biasanya akte ini berisi informasi tentang nama perusahaan, bergerak di bidang apa, nama para pemilik modal, modal dasar, modal disetor, pengurus perusahaan seperti siapa direktur utama, direktur, dan para komisaris.
Kedua, mendapatkan Surat Keterangan Domisili Usaha.

Ini Anda dapatkan dari kantor kelurahan atau kantor kepala desa di mana perusahaan Anda berdomisili. Berdasarkan surat ini, Camat mengeluarkan surat keterangan yang sama.

Untuk mendapatkan surat keterangan domisili, Anda memerlukan salinan akte perusahaan Anda. Selain itu, petugas kelurahan kadang atau sering juga menanya apakah tempat usaha disewa atau milik sendiri. Bila disewa, mereka menanya copy perjanjian sewa menyewa. Bila milik sendiri, mereka meminta copy sertifikat tanah dan IMB. Kadang, ada juga yang minta copy bukti bayar PBB- apakah sudah lunas atau tidak.
Biasanya, mengurus sk domisili dipungut biaya administrasi. Biaya administrasi ini bervariasi dari satu kelurahan ke kelurahan lain,
Ketiga, mengurus NPWP perusahaan.

Untuk mendirikan aperusahaan, NPWP perusahaan adalah mutlak. Untuk mendapatkan NPWP, Anda memerlukan salinan akte perusahaan dan surat keterangan domisili.
Ada Kantor Pelayanan Pajak (KPP) di wilayah tertentu meminta copy SK Menteri tentang Pengesahan Akte Pendirian Perusahaan. Ada juga yang hanya meminta akte dan sk domisili.
Biasanya pembuatan NPWP hanya butuh 1/2 jam. Bila Anda memasukkan berkas di pagi hari ke kantor pajak, pagi itu juga Anda bisa  mendapat NPWP.
Keempat, mendapatkan Surat Keputusan Pengesahan Akte Pendirian Perusahaan dari Departemen Hukum dan HAM.

Untuk mendapatkan ini, diperlukan salinan akte perusahaan dan Surat Keterangan Domisili.

Kelima, mengurus SIUP (Surat Izin Usaha Perdagangan).

SIUP merupakan bagian dari proses mendirikan PT agar perusahaan Anda bisa beroperasi.
Mengurus SIUP relatif sama di berbagai tempat.
Keenam, mengurus Tanda Daftar Perusahaan (TDP).
TDP merupakan bagian dari proses pendirian perusahaan. Biasanya ini diurus setelah Anda mendapatkan SIUP. Pada pemda tertentu, Anda dapat mengurus SIUP dn TDP sekaligus. Persyaratannya relatif sama untuk berbagai daerah.
Itulah langkah-langkah utama untuk mendirikan perusahaan di republik ini secara umum.

Modal 5 Juta Uda bisa Buka Usaha

11/06/2014

Bisnis apa yang bisa dibuka dengan modal Rp 5 juta? Mungkin itu pertanyaan yang sering Anda lontarkan. Padahal, jawabannya banyak sekali!
Anda bisa mencoba peluang usaha yang berhubungan dengan latar belakang pendidikan Anda saat ini. Pilihannya adalah usaha memproduksi barang, jasa atau perdagangan. Usaha memproduksi barang (makanan, minuman, kerajinan, pakaian, dll) dan perdagangan (voucher isi ulang, jual beli handphone second, pakaian, sepatu, dll) biasanya membutuhkan modal yang lebih besar dibandingkan usaha jasa (broker properti, jasa rental komputer, event organizer, guru privat, dll). Namun kalau Anda ingin membuka usaha yang cocok untuk Anda, maka jawabannya sangat relatif, karena tergantung pada kondisi Anda dan lingkungan Anda.

Belasan bahkan puluhan ide dilengkapi sistem dan cara memulai usaha sendiri, bisa Anda dapatkan melalui buku, internet, majalah, surat kabar, tabloid, radio, televisi, teman-teman dan sumber-sumber informasi lainnya. Masalahnya terlalu banyak informasi terkadang membuat kita jadi bingung. Jika banyak yang bilang kalau bisnis yang kita pilih sebaiknya sesuai dengan hobi, pendapat tersebut ada benarnya, tetapi tidak selalu hobi, tetapi mungkin lebih diperluas artinya kepada kegiatan yang kita sukai. Karena biasanya semakin Anda menyukainya, semakin Anda percaya pada produk atau jasa dan keuntungan yang diperoleh pelanggan Anda dari produk atau jasa tadi, maka peluang untuk berhasil dan sukses semakin terbuka. Jadi bisnis apapun yang Anda pilih, pastikanlah Anda menyukainya.

Untuk bisa memilih usaha apa yang cocok untuk Anda, maka ada tiga faktor kunci yang harus diperhatikan sebelum membuka usaha, yaitu:
  1. Kenali pribadi Anda, dalam kaitannya dengan usaha. Jika Anda dalam berbisnis cenderung ingin mendapatkan hasil besar secara cepat, tentunya kurang cocok jika membuka toko kelontong yang mengandalkan jumlah penjualan yang terus-menerus meskipun margin keuntungannya kecil. Melakukan pekerjaan proyek, walaupun sesekali saja tetapi untung besar mungkin lebih cocok. Anda bisa mencari pemahaman mengenai karakter Anda dalam berusaha mengenai perenungan pribadi maupun meminta pendapat orang yang dekat dengan Anda. Kemudian temukanlah alasan mengapa Anda ingin membuka usaha, dan jadikan alasan itu sebagai motivasi dalam berusaha. Selanjutnya peliharalah motivasi itu agar Anda terus bersemangat. Selain itu memahami bakat dan kemampuan Anda juga penting karena pemahaman ini akan menjadi poin utama dalam pemilihan usaha. Jangan lupa jika Anda telah mempunyai pengalaman usaha yang lalu, maka telaahlah kembali agar bisa memberikan gambaran mengenai bagaimana Anda akan menjalankan usaha yang baru nanti.
  2. Penentuan jenis usaha. Kenalilah karakter usaha yang ada, apakah suatu jenis usaha bersifat berkelanjutan (misalnya: rental komputer, warung makan, toko kelontong, jual kartu selular) atau bersifat temporer per proyek (misalnya event organizer, penyewaan tenda, jasa terjemahan). Apakah usaha tersebut membuat Anda harus sering bertemu orang dan melakukan perjalanan bisnis dan presentasi, ataukah Anda lebih memilih bidang usaha yang tidak membuat Anda sering bepergian. Pilihlah karakter jenis usaha mana yang lebih Anda sukai.

Setelah itu barulah perkirakan kemampuan Anda saat ini untuk menjalankan usaha tersebut. Kemampuan ini meliputi modal usaha, keahlian aspek teknis dalam menjalankan usaha, pengelolaan keuangannya, bagaimana mengantisipasi persaingan, dan lain-lain
.
Tak kenal maka tak sayang, maka dalam membuka usaha juga berlaku. Bila Anda memutuskan untuk membuka usaha, maka sudah seharusnya Anda mengetahui seluk beluk bidang usaha yang akan Anda buka nantinya. Pemahaman akan bidang usaha ini sangat mempengaruhi tingkat risiko usaha Anda. Semakin Anda mengenal dan memahami bidang usahanya, maka berbagai risiko usahanya bisa segera diantisipasi, sehingga risiko gagalnya juga semakin kecil. Anda kan tidak ingin uang Rp 5 juta yang sudah dikumpulkan dengan susah payah hilang begitu saja bukan?
Sumber : forum.indowebster.com

Bisnis Rumahan Mudah dan Menguntungkan

Ada banyak sekali bisnis Rumahan yang mudah dikerjakan oleh siapa saja asalkan memeiliki keingingan. Bagi anda yang sudah melakukan, maka silahkan lebih ditingkatkan karena nilai  kesuksesannya tergantung pada anda sendiri bagaimana menjalankannya. Untuk anda yang belum menjalani : bagamana, apakah anda belum tertarik sampai saat ini ? (jawabanya ada pada diri anda sendiri)

Bagi seorang pemula bisnis, tentu tidaklah mudah menjalani usaha baru. Apalagi dengan modal pas-pasan, pasti akan merasa kebingungan dalam memilah-milah usaha.Bagaimana caranya ya ? 


Berikut ada beberapa contoh bisnis rumahan dengan modal kecil yang mungkin bisa menjadi acuan anda sebagai bahan pertimbangan, bagi anda yang sedang memulai bisnis :

1. Menjadi Blogger

Blog adalah sebuah media informasi berbasis internet yang sangat mumpuni untuk dikembangkan pada era baru ini. Seiring perkembangan teknologi yang semakin maju, sangat dimungkinkan bila bisnis ini akan sangat berpotensi besar dimasa mendatang. Dengan modal yang sangat kecil tentu ini bisa dilakukan oleh siapapun. 

2. Membuat Souvenir dari barang bekas
Jika kita sedikit jeli, sebenarnya banyak sekali hal baru yang bisa di kreasikan dari barang atau benda disekitar kita, seperti kain perca, kardus atau kertas bekas, serbuk gergaji dan masih banyak lagi. Bahkan benda atau barang yang tadinya sudah tidak bermanfaat sekali pun ternyata bisa di jadikan sesuatu yang bernilai. Dan di sinilah tugas anda untuk menggali seberapa besar peluang usaha dari pemanfaatan barang atau benda-benda tadi.

3. Membuat Kue-kue kecil (bisa berlanjut menjadi Catering)
Makanan adalah salah satu jenis usaha yang tak pernah mati. Dengan modal tidak terlalu besar dalam mengawalinya mungkin jenis ini bisa diperhitungkan. Pemasarannya pun jelas, bisa dengan buka toko sendiri (bila dana memadai), penitipan ke warung,dll.




Lokasi
Keuntungan lain usaha ini adalah anda tidak perlu mengeluarkan biaya sewa tempat. Karena anda bisa mengerjakannya di rumah dengan memakai peralatan dapur yang sudah ada. Anda bisa saja menitip jualkan pada toko kue atau warung yang sudah ada. Jadi anda tidak usah dipusingkan dengan urusan lokasi. Tapi jika anda berniat membuka toko kue dengan menyewa tempat, sebaiknya pilihlah lokasi yang strategis. Biaya sewa tempat ini bisa mencapai Rp. 1 juta, tergantung dari seberapa strategis lokasi yang anda pilih nantinya.

Pemasaran
Promosi sangat di perlukan dalam setiap usaha, khususnya usaha seperti ini. Anda bisa membuat produk secara exklusive dengan memberikan merek dan kemasan yang menarik. Pada kemasan atau pembungkus tersebut bisa juga anda mencantumkan alamat dan nomor telepon sehingga memudahkan calon pelanggan untuk memesan produk anda. Alangkah lebih baik lagi, jika anda menyediakan juga jasa layanan antar sebagai layanan tambahan. Selain itu ketepatan waktu, menjaga kebersihan dan membina hubungan baik denagn para pelanggan, merupakan modal keberhailan pemasaran usaha anda. Satu lagi yang harus anda lakukan, yaitu jangan pernah malu bertanya pada para pelanggan tentang rasa dari poduk anda . Justru dari jawaban mereka yang jujur inilah bisa di jadikan evaluasi untuk menambah kualitas rasa maupaun kemasan produk.

Modal Usaha
Selain modal untuk memulai usaha ini, sebaiknya nansda mempunyai keterampilan, pengetahuan tentang produk, keberanian untuk menjual, pengetahuan dimana tempat membeli bahan baku ang baik dan murah, memasang target penjualan, berani berkreasi setiap waktu agar produk tetap selau up to date. Setelah anda mempunyai pengetahuan yang cukup, selanjutnya tinggal menyiapkan peralatan untuk memproduksi, seperti oven, mixer, aneka cetakan,loyang dan peralatan tambahan lainnya. Adapun biaya pengeluaran untuk peralatan tersebut bisa bekisar antara Rp. 1 juta – Rp. 2 juta, tergantunga dari kebutuhan anda. Sedangkan untuk bahan bakunya anda tinggal menyiapkan tepung, gula, telur, dan aneka bahan lainnya yang di butuhkan.
Biasanya kue-kue atau makanan kecil itu di jual mulai dari harga Rp. 500 s/d Rp. 5.000. Dari harga itu anda bisa memp[eroleh keuntungan sekitar 50 % – 200 %. Bahkan jika usaha anda makin di kenal dan anda sudah punya toko kue sendiri, maka keuntungan pun bisa makin berlipat-lipat. Tinggal bagaimana anda ingin membesarkan usaha ini. Dengan keuletan niscaya usaha ini cukup berpotensi.

Tips berbisnis makanan :
• Pengenalan dan Penjajakan
Lakukan pengenalan dan penjajakan di lingkungan sekitar.
• Harus Enak
Setelah mengetahui selera pasar, langkah berikutnya kualitas rasa.
• Tampilan Menarik
Ternyata tidak hanya rasa yang enak dan lezat saja yang di perhitungkan oleh pembeli, tampilan sangat berpengaruh disini.
• Pelayanan
Berikan pelayanan terbaik yang anda miliki, seperti kualitas rasa, kebersihan, deliveri tepat waktu, sapaan ramah dan senyum tulus.
• Lakukan Promosi
Mulai dari menyebarkan brosur, kartu nama, memberikan contoh gratis untuk dicoba hingga promosi yang paling efektif dari mulut ke mulut.
• Mengatur Keuangan
Pemasukan dan pengeluaran dalam mengelola usaha makanan atau kue ini bisa dilakukan dengan berbagai cara, mulai dari cara yang paling konvensinonal yan itu di catat di buku maupaun dengan pembukuan dengan cara mutakhir yaitu sistem komputer.


4. Counter Pulsa
Hampir semua orang memiliki handphone saat ini, karena itu membuka usaha konter pulsa adalah suatu hal yang tepat. Anda tak perlu menyewa ruko untuk membuka jenis usaha ini. Memanfaatkan halaman rumah pun bisa Anda lakukan. Yang dibutuhkan hanya steling untuk meletakkan voucher pulsa non elektrik dan menampilkan kartu perdana yang baru. Selain itu, Anda menyiapkan buku untuk mencatat nomor-nomor telepon yang ingin diisikan pulsanya.
Sungguh, macam usaha seperti ini sangat murah sekali biayanya. Dikatakan murah, karena Anda tak membutuhkan modal untuk menyewa ruko. Memanfaatkan rumah sendiri adalah modal utamanya. Jika Anda ingin membuka gerai konter pulsa yang lebih besar, Anda bisa memanfaatkan bagian paling depan rumah Anda, jika modelnya seperti ruko. Baik Anda renovasi atau tidak, yang pasti Anda bisa memanfaatkannya untuk menjual pulsa dan handphone-handphone baru. Atau bahkan, Anda juga bisa membuka jasa service dan perbaikan handphone.
Perkiraan biaya, jika hanya membuka konter pulsa, maka dana yang dibutuhkan sekitar 2 jutaan saja untuk membeli steling kecil. Jika membuka usaha konter pulsa plus penjualan handphonenya, maka perkiraan modal sekitar 3-4 jutaan. Jenis usaha seperti ini tak akan menghabiskan modal banyak dan boleh dikatakan tak akan pernah padam. Karena semua orang membutuhkan pulsa. Selama handphone masih menjadi alat komunikasi utama, usaha seperti ini akan terus berkembang dan maju.

5. Menjual Alat Tulis Kantor
Jika rumah Anda berada dekat sekolah, kampus atau perkantoran, maka usaha yang cocok dibuka adalah menjual alat tulis kantor. Alat tulis kantor yang dimaksud adalah pulpen, pensil, buku tulis, dan segala hal yang dibutuhkan kantor maupun sekolah. Anda tidak perlu mengeluarkan modal yang besar. Cukup memiliki steling dan alat-alat yang ingin didagangkan.
Jika memiliki modal lebih besar sedikit, Anda juga bisa membeli mesin foto copy. Sekiranya modal Anda tidak mencukupi untuk membeli mesin fotokopi yang baru, Anda bisa membeli yang setengah pakai (second) atau bisa juga dengan menyewa mesin foto copy. Atau bahkan, Anda bisa membeli mesin foto copy secara kredit.
Karena keberadaan mesin fotokopi dengan alat tulis kantor sangat berhubungan . Dengan adanya mesin fotokopi, banyak orang yang bisa belanja bersamaan. Sambil memoto copy, ia juga bisa membeli alat tulis yang dibutuhkannya.
Jika usaha ini Anda buka di rumah sendiri, maka Anda tidak perlu lagi memikirkan biaya sewa toko. Yang Anda pikirkan adalah biaya peralatan alat tulis kantor dan mesin foto copy.
Perkiraan modal yang dibutuhkan sekitar 3 jutaan, tanpa mesin foto copy. Jika Anda membeli mesin foto copy sekaligus dengan alat-alat tulis kantor maka modal yang Anda butuhkan sekitar 10 juta. Karena harga mesin foto copy standardnya berkisar 7-8 jutaan.


6.  LAUNDRY
Usaha laundry ini jika anda garap dengan serius, bisa menjadi suatu usaha yang menjanjikan. Jadi disini anda harus bisa memp[erhitungkan kebutuhan pelanggan. Dengan memberikan harga yang murah, pelayanan yang cepat dan bersih adalah kiat untuk mencari pelanggan. Kalau perlu lakukan survei ke beberapa tampat usaha cuci rumahan atau meminta brosur agar tahu harga pasarannya. Jika anda berniat untuk memperlua usaha, anda juga bisa mulai menerapkan sistem sewa, termasuk mencuci, mengeringkan, dan setrika. Tujuannya agar pelanggan merasa berada di rumah sendiri dan bisa mengontrol hasil cuciannya masing-masing. Disini anda bisa mematok harga sewa sebesar Rp.5000 per jam, luar detergen dan pengharum pakaian yang bisa mereka bawa sendiri, arau pun membeli di tempat anda.
Meskipun usaha ini mudah di lakukan, beberapa hal penting yang perlu diperhatikan.
Lokasi
Untuk memulai usaha ini pemilihan lokasi tidak begitu penting dan anda bisa melakukannya di rumah sehi ngga tidak perlu mengeluarkan biaya sewa tempat. Yang penting anda harus gencar berpromosi sehingga orang akan tahu di mana kita membuka usaha tersebut.
Pelanggan
Pengguna jasa dari usaha ini tidak ha nya datang dari kalangan menengah ke atas. Justru kebanyakan dari lingkungan mahasiswa, perumahan, atau pun tempat kos karyawan kantoran. Mungkin sebagai tahap awal, anda bisa mencari pesanan dari teman dekat atau lingkungan sekitar. Agar efektif sebarkan brosur berisi daftar harga cucian ke lingkungan sekitar. Untuk menjaring pelanggan dalam jumlah besar, anda bisa melakukan pendekatan ke hotel atau losmen terdekat. Jika mereka merasa puas, tentu anda juga yang memeti hasilnya.
Tenaga Kerja
Agar usaha anda ini berjalan maksimal, ada baiknya jika anda merekrut satu atau dua karyawan. Hal ini tergantung dari perkembangan usaha anda nantinya. Jika perlu anda bisa memberlakukan sistim kerja bergiliran, misalnya pagi dan siang. Anda bisa menggaji mereka dengan sistem bagi hasil, misalnya gaji bulanan di berikan sekitar Rp. 500 ribu kemudian anda memberikan bonus dari seberapa banyak cucian yang di tanganinya.
Modal Usaha
Untuk mendirikan usaha laundry kecil-kecilan seperti ini modal yang di butuhkan tidak banyak. Di sini anda hanya butuh investasi sekitar Rp. 1,5 juta s/d Rp. 4 juta. Modal itu nantinya untuk membeli mesi cuci dan mesin pengering pakaian yang jumlahnya tergantung dari besarnya usaha. Usaha ini juga membutuhkan alat setrika listrik. Ada pun harga setrika itu sekitar Rp. 200 ribu s/d Rp. 400 ribu per buah. Peralatan penunjang lainnya adalah rak untuk penempatan pakaian yang sudah siap dikirim ke pelanggan. Untuk harga rak di taksir sekitar Rp. 500 ribu s/d Rp. 1 juta.
Perlu juga di perhitungkan biaya-biaya operasional lainnya seperti listik, air, sabun atau detergen pencuci, pewangi atau pelembutan pakaian, hanger, dan plastik untuk menjaga kebersihan hasil cucian. Bgi anda yang ingin membuka jasa laundry kiloan, wajib menyediakan timbangan.
Faktor Risiko
Beberapa resiko dari usaha ini yang perlu di antisipasi sebelumnya adalah sepewrti air atau listrik mati, menghilangnya pakaian, kurang bersihnya hasil cucian, dan masih banyak lagi. Kalau anda sebagai penyedia layanan jasa mampu meminimalisasikan semua risiko yang ada, maka sudah waktunya anda di sebut sebagai pengusaha kecil yang sukses.
Tips sukses usaha laundry :
• Carilah lokasi yang strategis, seperti di lingkungan kampus, perkantoran, pasar, kos-kosan atau tempat keramaian lainnya.
• Mempunyai formula khusus untuk menghilangkan noda pada kain atau pakaian.
• Mengerjakan dengan tepat waktu sesuai dengan pesanan pelanggan.
• Memperlakukan karyawan sebagai mitra kerja.
• Harus bisa mengatur keuangan dengan sungguh-sungguh.
• Agar usahatetap berkembang, pembagian presentase antar karyawan harus wajar
• Mempunyai perjanjian untuk menyelesaikan masalah jika ada pakaian pelangganyang bermasalah, seperti rusak atau hilang.
• Membuat pembukuan yang rapi dan jelas.
• Membuat rekapitulasi dari setiap pemasukan per hari sesuai dengan jenis cucian apa saja yang banyak di cuci.
• Lakukan promosi yang kreatif di mana pun anda berada.


7. USAHA WARNET
Kebutuhan akan internet ini sudah di perhatikan sejak lama oleh kalangan bisnis atau wirausaha. Tan pa di komando pun mereka mulai berlomba-lomba membuka fasilitas yang membeikan pelayanan jasa internet yang dalm bahasa gaulnya disebut warung internet alias Warnet.
Maraknya jumlah warnet di bebagai sudut kota di tanah air membuat persaingan bisnis ini semakin sangat ketat. Berbagai strategi di terapkan untuk menarik konsumen mulai dari discount harga, kecepatan akses hingga pelayanan tambahan lain yang di tawarkan pemilik warnet.
Sebagai langkah awal hal-hal yang perlu di perhatikan.
Lokasi
Jika memang memungkinkan rumah anda pun bisa di jadikan tempat usaha. Apa lagi jika di daerah tersebut sudah ada masuk TV Cable, sehingga anda bisa berlangganan dan memasang internet. Tapi jika anda ingin menyewa tempat, sebaiknya di gabung dengan bisnis lain seperti warung makan dan minuman. Sehingga biaya sewa pun akan lebih ringan karena anda bisa patungan dengan para pedagang makanan tersebut. Semakin strategis lokasi yang anda sewa maka semakin tinggi pula harga sewanya.
Pelanggan
Biasanya pelanggan yang datang ke warnet ini adalah mereka yang bosan menggunakan dari rumah atau mereka yang tidak memilki provider di rumah. Pelanggan dari usaha ini sebagian besar para pelajar dan mahasiswa.
Tenaga Kerja
Untuk menjalankan dan mengawasi usaha ini, anda bisa di bantu oleh satu oang pekerja yang memahami penggunaan komputer sekaligus merangkap sebagai kasir. Ada baiknya jika anda mempekerjakan saudara dari pasangan atau seseorang yang benar-benar bisa di percaya.
Modal Usaha
Harga sewa internet untuk satu jam berkisar antara Rp.2000 s/d Rp. 5000. Disini anda juga bisa menghasilkan pendapatan tambahan jika warnet anda sekaligus menyediakan makanan dan minuman ringan ynag bisanya sangat di butuhkan pelanggan.
Omset warnet ini juga tergantung dari lamanya pelanggan berinternet dan jumlah komputer yang di gunakan. Jika kedua hal tersebut tidak di perhatikan dan di kendalikan, bisa jadi omzet tidak memenuhi sehingga investasi akan mengalami kerugian.
Tips agar warnet laku :
• Melengkapi fasilitas warnet dengan menyediakan printer digital, scanner, bluetooth, infra merah, dan kabel data supaya bisa juga mencetak foto dari camera digital atau HP.
• Menyediakan jasa print dan scan, karena akan memudahkan pelanggan untuk mengerjakan tugas-tugas mereka (khususnya pelajar dan mahasiswa) sehingga mereka pun makin betah di warnet anda.
• Memilki konsistensi dalam hal pelayanan.
• Perangkat komputer harus terus di pelihara, di perbaiki, atau jika perlu di ganti.
• Seiring dengan semakin berkembangnya teknologi komputer, maka usahakan untuk selalu up to date per 3 bulan sekali.
• Mengantisipasi pelanggan yan g usil untuk tidak merusak hardware atau software PC.
• Mempekerjakan karyawan atau operator yang jujur, ramah dan mampu mengjari atau membantu dengan sabar para pelanggan baru.
• Untuk menarik pelangganm isal pada jam-jam tertentu adakan penawaran diskon atau mungkin sekedar memberikan minuman ringan gratis.
• Memberikan harga sewa yang relatif terjangkau bagi pelanggan.


8. JASA VIDEO SHOOTING – EDITING – TRANSFER VCD / DVD
Bagi sebagian orang mereka ingin memiliki kenangan yang bisa di jadikan media sebagai pengingat kejadian moment-moment tersebut. Disinilah peluang emas anda untuk memulai bisnis dengan memberikan jasa muali dari video shooting, edit video, hingga transver video ke VCD atau DVD.
Untuk jasa ini yang sangat di perluakan adalah ketelitian dalam mengambil gambar serta memotong film sesuai keinginan pelanggan. Jika perlu anda pun bisa memberikan arahan untuk mendapatkan gambar yang terbaik. Saekarang tingal bagaimana anda memulainya.
Lokasi
Anda bisa melakukannya di rumah atau bahain di kantor pada saat jam-jam kosong. Tapi jika semakin berkembang alangkah baiknya jika anda memulai menyewa temapt yang cukup strategis agar usaha anda semakin terlihat bonafide.
Pelanggan
Anda bisa menyebarkan brosur aatau kartu nama untuk lebih memudahkan dalam penjualan jasa anda. Jaringan terdekat sebagai pengguna jasa anda ini seperti pengusaha katering, event organizer, kerabat terdekat, dan masih banyak lagi.
Tenaga Kerja
Jika anda ahli dalam bidang usaha yang anda geluti ini, maka anda tidak membutuhkan karyawan. Tapi jika suatu saat nanti anda sudah merasa kewalahan maka tidak ada salahnya jika anda mulai memperkirakan karyawan yang benar-benar memahami seluk beluk editing film hingga memprosesnya dalam komputer.
Modal Usaha
Kalau modal tidak begitu besar, anda bisa mencoba membeli komputer kondisi second dengan harga sekitar Rp.2 juta s/d 3 juta. Jika baru harga komputer itu bisa berkisar Rp. 5 juta s/d p. 10 juta ( sudah lengkiap dengan fasilitas video edit / transfer), camcorder ( untuk shootingnya), camera digital atau analog.
Harga tarif dari jasa ini sangat bervariasi, untuk video shooting berkisar antara Rp. 150 ribu s/d Rp. 250 ribu. Untuk tansfer ke VCD Rp. 25 ribu s/d Rp. 50 ribu, sedangkan untuk transfer ke DVD harganya bisa jauh lebih mahal.


9. USAHA MERANGKAI BUNGA
Bunga tidak ada habis-habisnya di eksplorasi. Di jadikan hadiah untuik yang tersayang, atau di taruh sebagai pajangan di sudut ruangan. Dewasa ini banyak kita jumpai kios-kios penjual rangkaian bunga. Dan tampaknya usaha merangkai bunga ini merupakan salah satu jenis peluang usaha yang bisa di kerjakan oleh siapa saja. Tidak di butuhkan kemampuan yang cukup rumit untuk memulai usaha ini. Hanya ketelatenan dan keuletan untuk memasarkan bunga-bunag karya anda. Jadi, peluang usaha ini sangat terbuka lebar, tinggal bagaiman anda membuat rangkaian bunga yang menarik bagi konsumen. Ada pun bunga-bunga tersebut bisa anda peroleh dari pemasok yang sebagian besa berasal dari Malang, Sukabumi, Bandung, bahkan dari luar negri seperti China.
Jika anda tertaik pada usaha ini, ada beberapa hal yang perlu anda pelajari.
Lokasi
Sebaiknya anda memulai usaha ini dengan menempati lokasi yang strategis. Tapi, sebagai pemula, di sarankan menyewa tempat yang memang khusus menjual rangkaian bunga. Dengan membuka usaha di lokasi yang memang sudah banyak pesaingnya, anda mempunyai keuntungan lainnya, sepwerti anda tidak perlu lagi repot-repot lagi mencari stok bunga segar untuk usaha ini. Karena petani bunga atau pemasok akan mendatangi anda untuk menawarkan produknya (bunga).
Pelanggan
Biasanya pelanggan untuk usaha ini sifatnya musima, misalnya menjelang hari kasih sayang, lebaran, dan lain-lain. Pada saat itulah pelanggan akan ramai mendatangi toko bunag yang mampu menarik selera dengan harga yang terjangkau tentunya. Untuik lebih meningkatkan jumlah pelanggan, sebaiknya sebarkan brosur di perkantoran, hotel, café, rumah sakit. Selain itu buatlah katalog yang memuat foto hasil bunga karya anda dan jangan lupa mengunjungi situs-situs di internet untuk mempromosikan usaha anda ini.
Tenaga kerja
Karena usaha ini butuh keuletan dan kreativitas, maka pilihlah pekerja yang paham betul karya seni atau teknik merangkai bunga. Biasanya gaji untuk pekerja ahli tersebut sekitar Rp. 1 juta. Kalau memang dana anda terbatas, anda bisa menerapikan sistim bagi hasil atau komisi sesuai dangan rangkain bunag yang terjual.
Modal Usaha
Modal yang harus di siapkan adalah biaya sewa tempat usaha. Biasanya biaya tersebut berkisar Rp. 5juta s/d 10 juta per tahun, tergantung dari seberapa strategis lokasi yang anda pilih. Persiapan lain yang di butuhkan untuk memulai usaha ini adalah penyediaan bahan untuk merangkai bunga, seperti pot, keranjang, papan gabus, plastik dan kertas hias, plester, bambu penyangga papan, dan aneka bahan lainnya di samping bunag segar sebagai produk utamanya.
Tips merangkai bunga :
• Melakukan perawatan secara rutin setiap hari
• Untuk vas, gunakan vas kaca bening agar bunga dapat terjaga kelembabannya, mudah terkena cahaya dan suhu pada bunga tetap stabil.
• 2 hari sebelum bunga menjadi layu, sebaiknya segera lakukan pengeringan.
• Agar kesuburan bunga bisa di pertahankan dan memperpanjang umu bunga, sebaiknya membubuhkan garam dalam air rendaman.
• Khusus untuk bunga potong yang mengeluarkan getah dari lukapotongannya, tangkainya di masukkan sejenak dalam air –panas sebelum di rendam dalam air dingin atau dengan mengoleskan api lilin.


10. TOKO KELONTONG
Di toko kelontong anda bisa menjual barang-barang kebutuhan sehari –hari yang harganya terjangkau. Untuk membuka usaha ini pun bisa anda lakukan di rumah denganmodal relatif kecil dan tidak membutuhkan keahlian khusus.
Untuk sukses menghadapi persaingan, anda perlu memiliki nilai lebih yang tidak dimiliki oleh pesaing anda. Dan jika perlu menyatakan nilai lebih itu kepada para pelanggan anda agar mereka merasakan dan membuktikannya.Anda bisa menjual barang-barang yang tidak ada di toko pesaing tersebut sebagai produk andalan anda tersebut dengan menyediakan layanan jasa pengantaran.
Banyak juga yang menjadi penyebab usaha kelontong ini gagal, diantaranya adalah karena pemiliknya sering kali mencampur adukkan keuangan toko dengan keuangan pribadi. Dari pada anda mencampur adukkan kebutuhan pribadi dengan uang kas toko, alangkah baiknya jika anda menggaji diri sendiri atas pengelolaan toko tersebut.
Lokasi
Lokasi adalah salah satu faktor penting yang perlu di perhatikan dalam membuka usaha. Membuka toko kelontong mungkin akan lebih cocok untuk daerah pemukiman. Karenanya lakukanlah survei untuk mencari tempat yang sesuai dengan usaha anda.
Untuk mencoba usaha ini sebaiknya di pilih lokai yang padat pendudyk dan tidak ada tokosejenis dalam radius 50 meter. Jika dananya memungkinkan, anda bisa mencari lokasi strategis lainnya.
Pelanggan
Jadi dalam hal ini alangkah baiknya jika anda melakukan identifikasi, fakto apa swaja yang mempengaruhi keputusan membeli dari calon konsumen. Tapi jika ternyata calon konsumen menginginkan kenyamanan dalam berbelanja, maka anda harus mempertimbangkan ruang toko dengan fasilitas misalnya AC. Perhatikan masalah harga agar minimal sama, usahakan tidak lebih mahal dari pesaing. Tapi jangan juga terlalu murah agar tidak mematikan usaha pesaing.
Perlu juga melakukan observasi kepada calon pelanggan agar tanggap dan cepat menyesuaikan diri dengan selera pelanggan. Bisa juga menambah layanan siap saji dan siap antar ,atau menerima pesanan via telepon.
Tenaga kerja
Mungkin tidak terlalu bermasalah jika anda sendiri yang mengelola usaha ini, Tapi lain ceritanya jika anda ingin mempekerjakan karyawan. Sebelum anda mempekerjakan mereka sebaiknya terlebih dahulu anda mempehatikan masalah kepribadian dan kemampuannya. Sebaiknya mempekerjakan orang-orang di sekitar anda yang dapat di percaya, seperti saudara dari pasangan.
Modal Usaha
Modal awal untuk merintis usaha ini di perkirakan sekitar Rp. 4 juta s/d 5 juta. Perinciannya adalah Rp. 4 juta untuk stok barang (modal kerja), Rp.1 juta untuk etalase, dan sisanya untuk biaya operasional lainnya.


11. USAHA JAHITAN
Khusus untuk usaha jahit- menjahit ini, sangat di butuhkan kreativitas yang tinggi. Karena pakaian meskipun bukan barang basi jika tidak terjual, tapi tetap saja memiliki masa ekonomis yang produksi. Artinya anda harus terus meneus mengebah mode pakaian aga tidak ketinggalan trend yang sedang berkembang.
Lokasi
Sebagai tahap awal, anda bisa memanfaatkan ruangan dalam ruangan anda, Tapi kalau memang dananya ada, di sarankan untuk memilih tempat yang strategis. Hal ini sekaligus bisa di manfaatkan sebagai sarana promosi, misalnya dengan memajang karya terbaik anda di etalase atau jika perlu dengan memasang plakat di depan toko.
Pelanggan
Semakin anda punya banyak kenalan dan aktiv di berbagai kegiatan, seperti arisan atau pengajian bisa menjadi lahan yang cukup menguntungkan.
Untuk menarik pelanggan buatlah brosur tentang aneka produk anda dan tawarkan diskon yang berlaku dalam waktu tertentu. Dan jangan lupa untuk selau berkomunikasi dengan pelanggan mengenai kualitas jahitan atau model yang mereka kehendaki.
Tenaga Kerja
Kalau memang anda tidak bisa menjahit, anda bisa merekrut karyawan, sedangkan anda yang bertugas memasarkan hasilnya. Untuk menghemat biaya, karyawan tersebut bisa anda gaji bedasarkan komisi. Dengan perekrutan karyawan ini, anda akan mempunyai sedikit risiko karena adanya perbedaan budaya dan aktivitas serta karakter sehari-hari.
Untuk itu, alangkah baiknya jika kayawan itu hasil didikan anda sendiikarena diharapkan mereka akan mengenal cara kerja dan model yang biasa di buat serta keinginan pelanggan.
Modal Usaha
Yang pertama kali di pesiapkan adalah mesin jahit dan peralatannya yang di sesuaikan denagn kebutuhan. Untuk pakaian dan celana yang modelnya cukup sederhana, anda bisa memasang tarif sekitar Rp. 40 ribu s/d 100 ribu. Sedangkan untuk kebaya, anda bisa mematok harga mulai Rp. 100 ribu s/d 200 ribu bahkan bisa jadi lebih mahal, tergantung seberapa rumit detail dan kainnya.
Penambahan modal berupa mesi dan tenaga kerja, bisa dilakukan jika selama ini anda sudah kewalahan menerima pesanan yang masuk.
Anda bisa membagi biaya-biaya tersebut menjadi 2 bagian, yaitu :
• Biaya tetap ( biaya operasional)
Yang termasuk kedalam biaya ini adalah gaji, uang makan untuk pekerja yang bisa dihitung dengan pasti.
• Biaya variabel ( biaya produksi per unit poduk)
Yang termasuk dalam biaya ini adalah upah pekerja per poting baju, bahan baju, benang, kertas pola, dan lain-lain.
Pada dasarnya keberlangsungan usaha ini tergantung pada banyaknya pelanggan dan ketekunan anda. Layanan yan g sangat baik serta memahami apa yang diinginkan pelanggan merupakan faktor yang penting dalam usaha ini.

 

© Copyright pd Grup 2010 -2011 | Powered by Blogger.com.
notifikasi
close