InstaForex
News Update :
Tampilkan postingan dengan label Tips Usaha. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tips Usaha. Tampilkan semua postingan

Berbisnis merupakan suatu petualangan yang mengasyikkan

12/13/2014

Berbisnis merupakan suatu petualangan yang mengasyikkan. Banyak hal tak terduga yang bisa terjadi. Baik yang menyenangkan maupun tidak. Dan sejalan dengan bertambahnya pengalaman dalam berbisnis, banyak hal penting yang bisa menjadi nasehat dan diambil hikmahnya bagi anda yang berniat memulai bisnis.

Berikut ini nasehat bisnis yang perlu anda ketahui.


  1. Uang bukan satu-satunya ukuran. Sekalipun uang itu penting, namun itu bukan satu-satunya ukuran kesuksesan. Uang itu hanya alat. Yang lebih utama adalah bagaimana memberikan kebahagiaan buat keluarga anda.
  2. Sukses butuh kesabaran. Seorang pebisnis yang sukses banyak yang perlu menghabiskan waktu bertahun-tahun untuk mencapainya. Dan mereka menjalani itu dengan penuh kesabaran. Setahap demi setahap sampai tujuan yang diinginkan tercapai.
  3. Selalu ada yang menang dan kalah. Seperti dalam tiap pertandingan, pasti ada yang kalah dan menang. Jika pun anda kebetulan jadi sang pemenang, janganlah terlalu berbangga diri. Begitupun ketika anda berada di pihak yang kalah, terimalah itu dan berusahalah mengambil hikmahnya.
  4. Cash is the king. Jangan terkecoh dengan angka-angka yang ada di atas kertas dari laporan keuangan usaha anda. Tapi cari tahu seberapa besar uang cash yang sebenarnya anda miliki.
  5. Fokus. Fokus akan mengajarkan pada anda bagaimana membuat bisnis yang anda tekuni semakin baik dari hari ke hari.
  6. Jangan menggantungkan kesuksesan. Boleh anda bersikap baik pada semua orang, namun anda hanya perlu mempercayai orang yang patut anda percayai. Serta jangan pernah menggantungkan kesuksesan anda pada orang lain.
  7. Hidup bukan cuma buat bisnis. Ada banyak hal bermakna dalam hidup ini selain bisnis. Seperti bersilaturahmi dengan sanak famili dan teman, jalan-jalan bersama keluarga, atau ngobrol dengan teman dan tetangga. Percayalah itu akan membuat hidup anda akan lebih kaya.

Itulah nasehat bisnis yang perlu anda ketahui agar bisa meraih kehidupan yang lebih bermakna. Salam ACTION!

Teknik Negosiasi Yang diajarkan di Sekolah Bisnis Wharton

12/12/2014

Business sale
Hidup adalah rangkaian dari negosiasi. Walau mungkin kita tahu hal ini secara teori, tapi mungkin kita tidak sadar betapa seringnya negosiasi diterapkan dalam kehidupan kita. Jadwal pekerjaan, gaji, harga barang, kerjasama bisnis, dan masih banyak lagi. Semuanya bisa dinegosiasikan. Gagasan yang anda ikuti dan menerima pilihan yang diberikan kepada anda adalah hal yang membatasinya.
Negosiasi adalah dunia yang berbeda pada sebagian besar orang. Kita semua pasti tahu bahwa kita bisa menegosiasikan harga mobil atau rumah, tapi suatu pemikiran bahwa semuanya bisa dinegosiasikan itu masih terasa asing bagi sebagian besar orang.
Jika anda bisa mempertajam keahlian negosiasi, anda akan bisa membuka opsi dan peluang yang mungkin sebelumnya tertutup bagi anda. Ini bisa mengubah hidup anda sepenuhnya.
Sebelum anda bisa menegosiasikan apapun itu, anda perlu tahu bagaimana memulai dialog dan bagaimana bertanya pertanyaan yang tepat. Berikut ini adalah tipsnya:
1. Ketahui apa yag anda tidak inginkan, apa yang anda inginkan, dan apa yang lebih baik bagi diri anda.
Salah satu hal paling penting yang dilakukan oleh orang yang bernegosiasi adalah mencari tahu apa yang ia sedang coba raih. Ketika anda tahu apa yang sebenarnya anda inginkan, anda akan memiliki tujuan dalam menjaga proses menuju goal anda dan menghindari hal-hal yang dapat membuat anda terlempar keluar dari tujuan anda. Sesuatu yang mengganggu dan menghambat anda dalam mencapai tujuan anda.
Dan ingat, jangan membuat suatu agreement hanya agar anda dianggap sebagai “pemenang” jika sebenarnya lawan anda sama sekali tidak membawa anda kepada hal yang anda sangat inginkan.
2. Manfaatkan “The Power of BATNA”
Dalam negosiasi, kekuatan berasal dari pilihan alternatif. Anda harus mencari tahu “Best Alternative To a Negotiated Agreement (BATNA)” anda. Dengan melakukan ini anda bisa meningkatkan kekuatan negosiasi dimana nantinya ini akan membuat kuasa dan pengaruh anda menjadi lebih besar. Anda tidak boleh menerima deal kecuali deal ini lebih baik dari BATNA (pilihan alternatif terbaik) anda.
Beginilah contohnya:
Sam dan Sara keduanya memutuskan untuk mendekati boss mereka dan meminta 10 persen kenaikan gaji. Strategi Sam adalah membuat daftar semua yang telah ia lakukan bagi perusahaan. Dia berpikir bahwa jika ia menunjukkan semua kinerjanya, bossnya akan sadar betapa berharganya Sam bagi perusahaan. Di sisi lain, Sara menulis surat lamaran dan menelepon pesaing perusahaan dan akhirnya ia mendapatan penawaran untuk bergabung ke perusahaan pesaing. Gaji yang ditawarkan 4 persen lebih besar dari gajinya sekarang.
Awalnya, boss mereka akan mengatakan kepada mereka berdua bahwa kenaikan gaji tidak bisa diterima. Gagal memperkuat BATNA-nya, Sam hanya memiliki keunggulan yang rendah saat ini. Lalu ia berterima kasih atas pertimbangan bossnya dan ia kembali ke ruang kantornya. Artinya ia gagal. Tapi kisah Sara berbeda di sini. Ia mengatakan kepada bossnya bahwa ia mendapatkan suatu penawaran dari pesaing. Tidak ingin kehilangan Sara, bossnya bertanya berapa banyak gaji yang ditawarkan perusahaan pesaing. Lalu ia menjawab, “Yang pasti lebih besar dari gaji saya sekarang.”
Dalam situasi Sam dan bossnya ini, Sam memiliki masalah yang ia tidak tahu bagaimana menyelesaikannya. Dalam situasi Sara dan bossnya, bossnya lah yang memiliki masalah. Gaji Sara pun naik 10 persen.
3. Incar sesuatu yang lebih tinggi dari hanya sekedar win-win solutions
Saat anda mulai meningkatkan keahlian negosiasi anda, anda pasti akan tergoda untuk mencari solusi “win-win”. Melakukan ini sepertinya adalah jalan yang hebat untuk menjaga hubungan dengan partner negosiasi anda agar tetap positif, tapi sebenarnya pendekatan seperti ini adalah bunuh diri, yang menyebabkan anda berdua puas dengan solusi yang masuk akal pertama kali yang meningkatkan posisi semua orang.
Sebagai contoh, Randy yang bekerja sebagai makelar properti mencoba agar kliennya (pembeli) dan penjual setuju pada suatu harga. Pembeli pindah dari kota dengan “pajak yang rendah” ke kota yang cukup mewah untuk memenuhi kebutuhan pendidikan anaknya. Ternyata harga antara dua sisi ini berbeda sebesar U$600. Jadi Randy bekerjasama dengan agen dari sisi penjual dan berkata, “tandatangani deal ini sekarang dan kita potong komisi kita sebesar U$150. Jadi kita semua harus membayar U$150 per orang. Dengan begitu, perselisihan harga sebesar U$600 bisa kita atasi dengan menanggung beban secara bersama.” Deal-nya ditutup dan kedua agen bersulang pada suatu win-win solution.
Randy tidak sadar bahwa ada suatu nilai yang tertinggal di meja negosiasi bahwa klien membutuhkan agen properti untuk menjual propertinya yang lama. Seharusnya Randy mencari deal yang lebih baik daripada hanya sekedar win-win solution.
4. Dahulukan kepentingan anda, tapi pastikan kepentingan orang lain juga dipenuhi
Negotiator yang baik adalah orang yang sangat memperhatikan kepentingan yang mendasar. Mereka mencari deal yang bisa memenuhi kepentingan mereka dengan sangat baik, memuaskan kepentingan orang lain dengan cukup, dan cukup mengatasi semua kepentingan pemain penting lainnya yang bukan bagian dari negosiasi yang sebenarnya.
Jika suatu agreement tidak memenuhi kepentingan pihak negosiasi yang lain, mereka tidak akan setuju untuk menerima deal tersebut. Jika nantinya mereka ditipu untuk menandatangani kontrak yang tidak menguntunkan bagi mereka, mereka akan mencari cara untuk mensabotase ataupun kabur dari kontrak itu. Ini tidak baik bagi siapapun.
Ingatlah bahwa “hasil yang baik dan menguntungkan” bagi anda belum tentui baik dan juga menguntungkan bagi orang lain. Mungkin malah bisa merugikan orang lain. Dalam suatu negosiasi, nantinya anda pasti sering bertemu dengan pihak negosiasi lebih dari satu kali untuk menemukan jalan keluar yang terbaik bagi semua pihak. Sebagai negosiator yang baik, tentulah anda tidak ingin menghancurkan hubungan dengan mengambil kesempatan yang hanya menguntungkan diri anda sendiri.
5. Jangan biarkan diri anda dialihkan dari goal utama anda
Banyak orang yang bangga karena mereka menang pada suatu negosiasi tapi sebenarnya keuntungan yang mereka peroleh itu tidak ada. Riset menunjukkan bahwa banyak dari para pemenang ini akhirnya menyesal pada kemenangan mereka.
Persaingan adalah suatu motivator yang alami dan diperlukan, namun tidak selalu membawa kepada suatu akhir yang bahagia. Keinginan untuk menang merupakan pergeseran fokus yang berbahaya: memenangkan kompetisi menjadi tujuan utama, sedangkan hasil menjadi tujuan kedua. Hal ini menyebabkan strategi dan perilaku yang dijalankan biasanya merusak diri sendiri. Jadi jangan biarkan anda menyakiti diri sendiri untuk hal yang sebenarnya tidak ada manfaat bagi diri anda.
6. Upayakan untuk bernegosiasi yang adil dan hasilnya juga adil
Negosiator yang adil menolak untuk terlibat dalam negosiasi yang proses, atau hasilnya yang tidak adil. Beberapa professor negosiasi meminta kita untuk melihat ke standar otoratif dan norma, seperti market valueprecedent, perlakuan yang sama (equal treatment), untuk membantu menggambarkan suatu keadilan. Sama seperti seorang negosiator yang ahli yang tidak akan pernah setuju pada suatu deal yang tidak memenuhi kepentingannya atau tidak lebih baik dari pilihan alternatifnya. Pertimbangkan faktor-faktor tersebut sebelum menyetujui suatu deal.
7. Jangan terima kekuasaan yang tidak seimbang yang membuat anda berada di posisi yang dirugikan
Jika anda berada di posisi yang tidak menguntungkan atau mungkin dirugikan orang, jangan bertindak gegabah dengan melakukan hal yang tidak sepantasnya. Tapi jangan takut untuk mengajukan pertanyaan yang kelihatannya tidak adil dan merugikan. Anda harus selalu memiliki suatu kuasa dan menolak suatu negosiasi dengan sopan yang merugikan anda atau anda merasa bahwa itu semua sudah dimanipulasi.
8. Jangan terlalu mudah mempercayai orang
Walaupun anda sudah berusaha keras untuk menjadi orang yang jujur, itu tidak berarti anda harus percaya penuh kepada pihak lain. Sebaiknya anda selalu bertindak dengan cara yang bisa dipercayai orang tapi jangan berasumsi bahwa pihak lain akan melakukan hal yang sama kepada anda. Hati-hatilah menempatkan kepercayaan kepada orang lain.
9. Berhati-hatilah pada setiap agreement yang kecil
Proses negosiasi terdiri dari rangkaian agreement yang kecil. Perhatikan setiapagreement, tidak hanya karena mereka bisa mempengaruhi anda, tapi juga perhatikan dampaknya pada partner negosiasi anda. Tujuan dasarnya adalah untuk menggunakanagreement kecil untuk membuka jalan bagi pihak lain agar mereka dengan mudah menyetujui ke langkah selanjutnya. Dengan memperhatikan hal-hal kecil, kepercayaan diri anda akan meningkat dan ini bisa menghasilkan hasil yang baik bagi semua orang termasuk partner negosiasi anda.
10. Ajukan banyak pertanyaan
Studi menunjukkan bahwa negosiator yang ahli menghabiskan hampir 40 persen dari waktu mereka mencari informasi (mengajukan pertanyaan) dan mengklarifikasikannya. Sedangkan negosiator menengah menghabiskan 18 persen dari waktu mereka melakukan tindakan yang sama. Dalam kata lain, negosiator menengah hanya bertanya setengah dari jumlah pertanyaan dari negosiator yang ahli.
Kunci utama dalam melakukan hal ini adalah dengan menyiapkan pertanyaan dengan sebaik mungkin, lalu mendengarkan setiap jawaban dan merespon pertanyaan berdasarkan apa yang diucapkan si nara sumber. Keahlian mendengar yang kuat adalah kunci utama untuk mengajukan pertanyaan yang berkualitas.
11. Ciptakan suatu rasa kelangkaan
Negosiator akan merespon cepat pada peluang yang akan tertutup, seperti penawaran yang hanya tersedia dalam waktu yang terbatas. Ketika proposal atau penawaran disusun agar berakhir dalam waktu tertentu, ini menciptakan kelangkaan yang ditambah dengan tekanan.
Faktor lain yang menyebabkan kelangkaan adalah kompetisi. Ketika semua orang menginginkan sesuatu, ada kecendrungan bagi kita untuk menginginkan hal yang lebih. Jika anda memiliki apa yang diinginkan semua orang dan anda bisa menjelaskannya dengan membuat mereka tergoda, mereka akan sangat ingin untuk segera memilikinya.
Orang takut untuk kehilangan sesuatu, dan itulah kenapa menciptakan kelangkaan bisa menjadi teknik negosiasi yang efektif. Taktik “take it or leave it” bisa meningkatkan posisi anda dalam suatu negosiasi agar berada di puncak.
12. Bersiap dan teruslah berlatih
Jika anda siap penuh pada setiap negosiasi, anda akan berada di posisi yang lebih baik. Sudah menjadi aturan umum bahwa semakin siap anda, semakin baik hasilnya nanti. Practice makes perfect. Semakin banyak anda berlatih, anda akan menjadi negosiator yang semakin gesit yang bisa melewati situasi yang sulit dan menciptakan hasil yang menguntungkan bagi semua orang.
13. Bersabarlah
Salah satu hal yang terbaik yang bisa anda lakukan dalam menutup suatu negosiasi adalah dengan bersabar. Negosiasi itu tidak hanya tentang mencari persetujuan pada harga yang lebih baik pada suatu produk atau layanan. Negosiasi itu tentang meningkatkan kualitas hidup, menciptakan hasil yang baik bagi semua orang, dan membangun hubungan yang harmonis pada semua pihak yang terkait.
Sumber: youngupstarts.com

Nasehat Bisnis anti-mainstream

5 nasehat bisnis anti-mainstream yang mungkin bisa membongkar paradigma dan bahkan hidup anda.

1. Paul Graham – Y Combinator : Don’t Think Big
Kebanyakan motivator akan menyarankan untuk berpikir besar mengenai bisnis yang kita jalankan walaupun usaha itu masih kecil. Bahkan kita dianjurkan untuk memikirkan visi besar mengenai bagaimana bisnis kita kedepan nantinya. Tapi jika anda bertanya ke Paul Graham maka dia akan berkata sebaliknya. Paul melarang pengusaha untuk mengonstruksi masa depan, karena menurutnya sudah hampir pasti ‘blueprint masa depan perusahaan’ yang kita miliki sekarang akan berakhir dengan kesalahan.  Baginya lebih baik untuk memulai dengan suatu konsep yang dapat dijalankan, kemudian kembangkan, dan kembangkan lagi lebih maju. Paul mencontohkan bagaimana perusahaan seperti Facebook & Apple bermula dari sesuatu yang kecil. Pemikiran yang tidak lazim tapi didasari dengan logika yang masuk akal

“Empirically, the way to do really big things seems to be to start with deceptively small things. The popular image of the visionary is someone with a clear view of the future, but empirically it may be better to have a blurry one”

2. Dave Goldberg – SurveyMonkey : Leave the office at 5:30
Kita pasti sudah banyak mendengar cerita dimana para pebisnis atau pimpinan perusahaan bekerja keras siang-malam untuk membangun usahanya. Bekerja lembur tiap hari sepertinya sudah menjadi aturan baku. Lain halnya dengan Dave Goldberg, CEO SurveyMonkey, yang selalu pulang kantor pada pukul 05.30 sore dan begitu pula dengan pegawai-pegawainya. Dave menyadari bagaimana pentingnya sebuah perusahaan memiliki budaya perusahaan dengan konsep “work-life balance”untuk merekrut dan juga mempertahankan pegawai-pegawai handal. Singkatnya, Dave Goldberg membuktikan bahwa anda bisa pulang on-time dari kantor dan tetap berhasil membangun bisnis yang bernilai milyaran dollar. Barangkali bos anda harus membaca ini.

“A family-friendly environment is part of our culture. That’s part of the people we attract. We don’t have kids staying up all night playing video games and sleeping in our conference rooms most of the time”

3. Elon Musk – PayPal : Seek Negative Feedback
Kecenderungan seorang pebisnis pemula adalah jatuh cinta dengan ide bisnisnya sendiri kemudian mencari teman atau kerabat yang mendukung idenya. Adapun kritikan mengenai ide bisnisnya akan diacuhkan.Elon Musk, Co-Founder SpaceX & PayPal,  memiliki pendapat sebaliknya. Menurutnya, setiap pebisnis justru harus mencari negative feedback, walaupun mereka cenderung mengabaikannya. Hal ini diperlukan untuk menguji seberapa matang konsep bisnis yang telah dirancang. Jika anda bisa mempertahankan konsep bisnis di depan para ‘penguji’ tersebut dengan baik maka itu adalah pertanda baik. Namun jika anda cenderung menyetujui kritikan terhadap bisnis anda, yang mungkin ada benarnya, maka ada baiknya untuk mendengarkan kritikan tersebut.
“Always seek negative feedback, even though it can be mentally painful. They won’t always be right, but I find the single biggest error people make is to ignore constructive, negative feedback”

4. Tim Ferriss – Author of The 4-Hour workweek : Don’t go all in with your business
Banyak mentor bisnis yang akan menyarankan  bahwa jika anda ingin fokus berbisnis maka anda harus resign dari pekerjaan anda. Dasar pemikiran yang dipakai adalah bahwa jika anda menjadikan bisnis anda hanya sebagai bisnis sampingan, maka penghasilannya pun akan ‘sampingan’. Anda harus memilih salah satu: entah anda mau menjadi karyawan atau menjai pengusaha.

Namun tidak demikian halnya menurut Tim Ferriss,  founder BrainQUICKEN dan penulis buku best-seller “The 4-Hour Workweek”. Dia membuktikan bahwa tidaklah mustahil membangun bisnis (BrainQUICKEN) walaupun adalah sedang bergelut dengan pekerjaan full-time. Kuncinya adalah otomatisasi sistem bisnis dan membangun bisnis pelan-pelan sampai anda bisa berpindah sepenuhnya.

“People tend to think it’s employee or entrepreneur, but there’s a broad spectrum and you can very slowly and methodically move from one end to the other”

5. Richard Branson – Virgin Group: Go with your gut
Sebelum memulai suatu bisnis, biasanya para pengusaha akan melakukan studi kelayakan bisnis dan berbagai macam kalkulasi  untuk  mengetahui apakah suatu bisnis menguntungkan atau tidak.  Bahkan Studi Kelayakan Bisnis sudah menjadi mata kuliah wajib di sekolah bisnis pada umumnya.

Uniknya,hal ini tidak berlaku bagi Richard Branson yang lebih mengedepankan ‘gut feeling’ atau apa yang dirasakan emosinya  tentang suatu bisnis. Richard yakin bahwa unsur ‘fun’ itu sangat penting dalam bisnis

“I never get the accountants in before I start up a business. It’s done on gut feeling. Engage your emotions at work. Your instincts and emotions are there to help you. They are there to make things easier. For me, business is a ‘gut feeling’, and if it ever ceased to be so, I think I would give it up tomorrow”


Setiap orang memiliki cara & perspektif masing-masing untuk mencapai tujuannya termasuk membangun bisnis. Contohnya, Ada yang berpendapat  bahwa menyelesaikan kuliah adalah hal penting untuk membangun bisnis, tapi ada juga yang berpendapat bahwa yang lebih penting adalah action dan terjun langsung di bisnis itu. Faktanya, kedua cara tersebut bisa sama berhasilnya.  Bill Gates yang drop out dari kuliahnya bisa membangun Microsoft. Di lain sisi, Larry Page, salah satu pendiri Google, memiliki gelar Ph.D dalam bidang computer science.

Hal yang terpenting adalah mengetahui cara mana yang paling cocok dengan situasi diri kita. Satu hal yang wajib diingat , setiap bisnis pasti  memiliki unsur resiko di dalamnya.

Ciao!

disadur dari : http://goo.gl/gWTCzy

TRUMP, The Way To The Top

Trump The WaySaat ini saya tengah membaca buku “TRUMP, The Way To The Top”, sebuah buku Donald Trump yang berisi nasehat-nasehat bisnis dari para pengusaha dan pejabat perusahaan sukses di Amerika.
“Bagaimana Anda bisa menemukan jalan ke puncak kesuksesan? Jawabnya, tanyalah pada orang-orang yang telah berada di sana. Karena, Anda tidak dapat mengetahui semuanya. Tak peduli betapa pintarnya Anda, tak peduli betapa komprehensifnya pendidikan Anda, tak peduli betapa luasnya pengalaman Anda, tidak ada satu cara pun untuk memiliki semua kebijaksanaan yang Anda perlukan untuk membuat bisnis Anda maju.” Begitu tulis Trump.
Buku ini sangat menarik, Karena banyak sekali memuat resep-resep sukses dari para pebisnis tingkat dunia. Dapat mempelajari rangkuman pengalaman mereka yang ditemukan setelah bertahun-tahun, melampaui jatuh bangunnya perusahaan. Dari sana saya menemukan satu hal, yakni betapa pentingnya sebuah pengalaman. Tidak ada satu pun yang dapat menggantikan pengalaman.
Alangkah bodohnya, jika kita hanya menggantungkan sepenuhnya untuk belajar dari kesalahan sendiri, kita akan terlalu banyak membuat kesalahan, bahkan mungkin kesalahan yang fatal.
Saya pun berazam untuk banyak belajar dari orang lain di sekitar kita. Tidak ada alasan untuk membuat kesalahan yang sama seperti yang dibuat orang lain. Bukan hanya kesalahan yang dilakukan orang di dunia bisnis yang merupakan hal yang berharga, namun juga keputusan yang bagus, inspirasi, wawasan, dan penyingkapan rahasia yang dapat diberikan oleh orang di dunia bisnis tersebut.
Amati, dengarkan, dan pelajari. Kita tidak dapat mengetahuinya sendiri. Siapapun yang berpikir bahwa mereka dapat mengetahui segalanya sendiri ditakdirkan untuk memperoleh hasil yang sedang-sedang saja. Tidak funtastiiic!!!
Berikut ini saya kutip, salah satu nasehat bisnis dari Robert J. Laikin, Chairman dan CEO Brightpoint, Inc. :
1. Teman-teman, jauh lebih berharga daripada uang
2. Akan memakan waktu bertahun-tahun untuk membangun kepercayaan dan hanya beberapa detik untuk menghancurkannya
3. Beli dengan harga rendah dan jual dengan harga tinggi
4. Belajarlah memisahkan pikiran dari tindakan
5. Seseorang yang baik pada Anda, namun kasar pada seorang pelayan, bukanlah orang yang baik
6. menjadi kaya tidak ada hubungannya dengan uang
7. Anda dapat lolos berkat pesona Anda selama sekitar 15 menit. Setelah itu, Anda sebaiknya mengetahui sesuatu
8. Fokuskan pada apa yang Anda miliki, bukan pada apa yang telah hilang
9. Jika Anda gagal merencanakan sesuatu, berarti Anda berencana untuk gagal
10. Hingga saat seseorang menyadari bahwa ayahnya benar, ia memiliki anak laki-laki yang berpikir bahwa ia salah.
Salam Sukses!!!

[KASKUS] Peluang Bisnis Modal NOL

12/05/2014

 Peluang bisnis yang akan saya tulis disini berasal dari diskusi yang ada di Room “Enterpreneur Corner” di Kaskus. Yang namanya bisnis ataupun usaha tidak selalu  harus memiliki modal yang besar, asal otak kanan kita bekerja dengan baik, maka kita mudah menemukan dan menciptakan peluang.
Modal nol bukan bukan berarti modal Rp.0, seperti misalnya koneksi internet, komputer atau laptop yang biasa dipakai buat nge-game, rokok, uang jajan ga jelas, dan modal minim lainnya.
Oke deh, Selamat Menikmati..
PELUANG BISNIS MODAL NOL Usaha Modal Rp.0 
(Modal Skill Aja…)
Jual rumah
peluang usaha menjual rumah
Nyari yg jual rumah. .
Pura-pura mau beli, terus nego abis-abisan. .
pas udah deal, baru qta bilang kalo kita cuma marketernya, .
langsung buru-buru bilangin ke tetangga yg mau beli rumah, temuin ma yg jual rumah. .
Deal !!
jadi dah selisih harga rumah buat kita. .guede gan !!
juta-juta. .
hhee
itu sih cerita gampangnya..tapi gda modal kn gan?
terapin ke smua. HP / BAJU / dkk dah. .
vandevend
RENTAL MOBIL
peluang usaha rental mobil
     kbetulan bnyk tmn dijogja yg kul bawa mobil,awalnya cuma 1org yg diajak kerja sama,kmudian yg laen pd mau ikutan, n akhirnya ane cari org umum yg mw ikut krja sama utk mperbnyak armada, ngak bnyk sih cma ad 6 armada wktu itu.
modal :
1. bergaul aj gan.
2. reputasi baik
3. bisa dipercaya n jaga kepercayaan.
4. Rp.3000
cara :
1. promosi ketemen”/org yg kita kenal, terutama tmn dkt n bisa dipercaya, angap aj mreka marketing kalian n kalian bayar dgn bagi hasil, misal : harga rental 250/ 24jm, rp.150/hr buat yg punya mobil, 25rb/hr buat marketing(tmn anda), 75/hr buat ente,lumayankan..,(x6mbil + bbrp hri)
2. modal 3000 td buat foto copi brosur gan,buat ditempel ditmpt kos ente n tmn” ente gan.
3. n utk mperbnyk jaringan, ente manage marketing ente biar mreka cari tmn yg bisa jd marketing lg, jd kyk MLM, nah utk itu ente berkorban dikit dgn motong keuntungan ente sbsar 25rb, jd : pemilik kendaraan (150), marketing1 (25), marketing ke2 (25) ente (50). msh ttp untungkan..
4. min risko ; bikin surat perjanjian pertangung jawaban kpd pnyewa jika trjadi kerusakan/kclakaan.jd mreka yg tangung., (ttp ngak rugi)
itu yg pernah ane lakuin gan slagi msh kul, n hasilnya pun lumayan utk tmbhn beli permen., ayo gan dicoba, smoga bisa jd tmbahan pnghasilan buat agan” n bisa punya rent mobil dgn modal 3000 td gan..,(jika cocok dgn daerah agan).
hendraamd
Reseller Tiket pesawat
sukses dengan menjual tiket pesawat
      Bisa aja kok bisnis modal Rp.0 misalnya jadi reseller tiket pesawat nanti kan nggak kena modal jadi tinggal nawarin jasa aja ke pengguna bisa ke rekan – rekan. Nah begitu udah jadi pas mau issued, tinggal minta duitnya dulu trus kita bayarkan ke agent. Bisnis jasa lain juga bisa, rata – rata bisnis jasa kecil – kecilan modalnya bisa Rp.0,- tapi memang namanya modal Rp.0,- hasilnya juga g bisa sebesar yang modal besar atau jutaan. 
fawarda
FOTOGRAFER
bisnis fotografer

Fotografer gan…. Pengalaman pribadi soalnya.. Sampe saat ini…
- Kamera nyewa kalo mau ada kerjaan aja
- Laptop emang udah ada.. Beli laptop bukan karena mau jadi fotografer. Jadi bisa dibilang bukan modal.. Ato kalo emang ga punya komputer/laptop lari aja ke warnet. Pake Photoshop Portable. Edit dah di warnet. Ga punya duit buat bayar warnetnya? Khan udah dikasih DP pas motretnya… –flex-
Kalo pengalaman ane sih bisa aja usaha dengan modal nol. Tapi usahanya kebanyakan yang online2. Nah, masalah kompi & internet, kalo ane manfaatin lab komputer kampus gan eace
Klo ane sih jadi freelancer bwt proyek2 desain, programming, atau bisa juga copywriter. Atau bisa juga jualan stock image/photo, jual desain baju/asesories di toko2 online kayak cafepress.com. Atau agan ngeblog aja, terus kalo blog udah gede PRnya, bisa dimanfaatin buat pasang iklan, atau paid review.
zuravian
makelar proyek
peluang usaha menjadi makelar proyek
ini yang sedang saya kerjakan. Saya hanya seorang originator yang banyak ide, saya fokuskan ide saya pada bisnis yang sudah dimiliki orang.
Dimulai dari perusahaan A. Saya cari apa saja kelemahan-kelemahan dari bisnis mereka, lalu dengan ide dan skill saya saya menawarkan diri untuk bekerja sama memperluas / memperbesar bisnis mereka.
Persiapannya : analisis yang matang, bahan presentasi yang menarik, komunikasi yang bersahabat. Dan tidak lupa, nilai dana proyek yang harus dikucurkan oleh perusahaan A.
Saya akan mencari perusahaan B yang saya tahu mampu mengerjakan proyek milik A melalui perantaraan saya. Saya tawarkan nilai keuntungan yang tentu saja lebih kecil jumlahnya dari nilai proyek yang siap dikucurkan oleh A.
Jika A setuju dengan proposal saya, saya serahkan proyek A kepada perusahaan B. A memberikan uang pada saya, saya berbagi keuntungan dengan B. 
pixxa
JUAL BAJU BEKAS
peluang usaha menjual pakaian bekas
        waduh….judul kok ya ngegombal gitu…..ada seh modal mendeketati 0,-…..cari baju sobek2, perban bekas di tong sampah rumah sakit…nah tinggal nongkrong di perempatan lampu merah….lumayan gan…di tanggerang malah ada yg bisa beli rumah……
benityo
XYZ
peluang usaha dengan bisnis modal dengkul
      Kalo usaha dengan modal besar kan bukan usaha namanya gan … Banyak kok yg dari modal 0 … Contohnya kalo punya skill memasak, bikin aja kursus memasak khusus ibu2 PKK … Kalo punya skill komputer, buka aja kursus komputer private… Untung kecil tapi bisa membentuk pasar, kalo pasar udah terbentuk baru sewa tempat usaha …
logicb0x
SERVIS KOMPUTER
bisnis servis komputer
ane service komputer gan
modal CD windows bajakan punya temen
kalau ada kerusakan hardware bawa aja pc nya kerumah
modal : pengetahuan hardware , merk hardware , harga hardware
program corrupted , missing file , dll
modal : pengoprasian OS , mengetahui struktur booting
CMIIW
Ali Assegaf
RUMUS SUKSES
rumus sukses
Kalo ane sih berpikir yg real aja gan.
RUMUS SUKSES USAHA buat ane adalah A x B x C x D.
A = Alat (Modal/Uang, mesin produksi, alat penjualan). ==> 0,3% mempengaruhi kesuksesan dan hasil yg didapat.
B = Baca Buku, Berpikir positif, Berani. ==> 0,3% mempengaruhi kesuksesan dan hasil yg didapat.
C = Cita-cita / Impian ==> 0,3% mempengaruhi kesuksesan dan hasil yg didapat.
D = Doa (zakat, Sedekah, Sholat Tahajud, Dhuha, 5 waktu, Sunnah) ==> 99,1% mempengaruhi kesuksesan dan hasil yg didapat.
Just Sharing aja gan. Moga bermanfaat.
Dyran
Just Joke
bisnis di kolam renang
sering sering ke pantai atau laut gan, kalau misal ada yang kelelep di tolong, sapa tau tar di kasih uang terima kasih .. cuma modal bisa berenang ama ngasih napas
snowonsummer
To be Continued……………………..

Action dan Kebanyakan Mikir, apa akan berhasil dalam Usaha Bisnis

Intinya begini yang sering kejadian di lapangan juga nih ya, alkisah ada fulan bin fulanah dengan si fulin :
Fulan : Lin katanya kamu mau buat usaha ya ?
fulin : Iyaa lan, kok kamu tahu?
Fulan : yaa tahu dong, kan kamu pernah ngomong ke saya..apa sebaiknya tidak dipikirkan dulu lin ? Coba di pikirin dulu deh, memang tidak takut nanti kalau bangkrut, rugi dan sebagainya?
Fulin : Iyaa juga siih (Fulliin mikir sejadi-jadinya sampai seminggu lewat, 2 minggu lewat, 3 minggu lewat, akhirnya takut dengan pikiran negatifnya dia)

Nah, mungkin analoginya sudah dapet yaa begitu, jadi yang dimaksudkan action itu bukan sekedar action dan bukan sekedar mikir atau ngitung.. Ngitung mah biar Tuhan yang ngitung, Matematika Tuhan lebih hebat..seandainya ingin buka usaha tapi tidak punya modal, minimal action Doa, action cari peluang, tidak usah pikir panjang.. karenaselama ini paradigma di masyarakat luas, orang awam, pengusaha itu sering bangkrut, hitung sana hitung sini, takut sana takut sini yaa ujung2nya tidak jadi buka usaha.. Malah kalau saking seriusnya ngitung, yang ada buntung 
kalau kamu lebih mengandalkan insting yaa tidak masalah, tapi ini prinsip saya :
1. saya mengandalkan Tuhan daripada diri saya sendiri (saya muslim), Tuhan itu maha tahu , maha kaya, maha pemurah, maha pengasih, maha pengasih.. kalau kita action berdoa, action Ibadah, minimal punya harapan dan berdoa..Kata Tuhan seperti ini “Kun fayakun” jebreeett jadi deh tuh orang, padahal orang itu tidak ngitung tidak mikirin apa, cuman modal doa..Subhanallah…..
2. Soal seminar, kamu terlalu banyak nonton iklan kali ? 
kalau saya si seminar buat nambah motivasi bukan sekedar motivasi dari bawah sadar atau motivasi yang yaa begitu gitu aja, tapi saya sendiri mencari seminar itu buat membangkitkangairah berbisnis dan gairah untuk tambah ilmu spiritual.. kalau Kuliah umumnya warren buffet gimana ?  Nah disamping itu juga, seminar yang saya jalanin biasanya org yang duduk di kursi SVIP itu biasanya orang2 yang sudah punya saham dimana-mana dan mau nambah sahamnya lagi, saya sih bermodalkan kartu nama dan saya bagi2in tuh ke para peserta, lumayan laah hasilnya , karna peserta seminar itu relatif lebih banyak kategori, misal ada yang masih kuliah, kerja, bisnis a, b, c atau bahkan ada yang sekedar mencari peluang.. Nah kalau di gathering sih saya biasanya suka mengkaitkannya dengan strategii bisnis dan ilmu bisnisnya 
3. masalah sukses sampai kita mati, yaa itu penting dan jelas tujuannya.. Tapi kita sebagai manusia tidak bisa tuh ngitung matematikanya Tuhan .. sukses di usia muda ya tidak masalah, menderita di usia tua, memang kita yakin 100% bakalan hidup sampai tua ? semua rahasia Tuhan .. Intinya begini, kalau hari ini dapet A, ya syukuri, Besok dapet A lagi syukuri tapi jadikan pelajaran, mungkin ada kesalahan dalam ikhtiar/berusaha.. Kan yang mensukseskan kamu juga Tuhan , tergantung Tuhan mau atau tidak mensukseskan kamu , balik lagi dengan omongan “kun fayakun” maka jadilah, kalau Tuhan berkehendak beeuuhh hati2 deh bisa2 jadi milyader kalau sukses, kalau dihinakan dengan Tuhan jebreeeett lumpuh deh tuh orang.. Pokoke kita sebagai manusia itu cuma bisa ber ikhtiar/berusaha rencana Tuhan tidak ada yang tahu ..
Ini saya ngomong begini di generalisasi aja yaa gan, ambil hikmahnya aja kalau bukan yang  nonis juga..tidak ada maksud untuk sara dan sebagainya, kita kan disini sharing ilmu, pengalaman, sharing hasil usaha, sharing strategi 
Monggo sok silahkan yang kurang terima yaa silahkan , yang terima pun silahken..tapi prinsip yang saya pegang itu sekarang berasa banget perbedaan kehidupannya, dari segi bisnis pun berubah 180 derajat, yang tadinya tidak punya modal, sampai bisa terkumpul sendiri modalnya, subhanallah 
dari kaskus

Kisah Usaha Bisnis Desain Grafis

Untuk artikel kali ini kita akan mengulas tentang industri peluang usaha bisnis jasa desain grafis yang sedang berkembang di Indonesia. Namun sebelum membahas mengenai hal tersebut ada beberapa hal yang perlu menjadi pengantar disini. Ada perusahaan crowdsourcing desain pertama di Indonesia yang akan kami ulas disini semoga bisa menjadi inspirasi Anda ketika membangun bisnis mulai dari menemukan ide hingga menjalankannya.

Ohya jika sedang membutuhkan jasa desain seperti logo, website, flyer, kemasan, siapakah yang Anda tuju? Anda dapat menggunakan jasa desainer lepas atau freelance, atau juga menggunakan agensi. Masing-masing ada kelebihan dan kekurangannya. Apabila Anda menggunakan desainer lepas, harga lebih terjangkau namun pilihan desain yang didapat sangat terbatas biasanya hanya 2-3 dan kadang kualitas dipertanyakan. Apabila menggunakan agensi, kualitas desain yang didapat bagus, namun harganya mahal.


Nah dengan melihat pasar dan kesempatan serta peluang bisnis yang bisa diambil dari kondisi tersebut maka Ryan Gondokusumo bisa memanfaatkannya dengan mendirikan sebuah perusahaan crowdsourcing desain secara online yang di beri nama Sribu. Memang ini sebuah ide bisnis yang di luar sana sudah ada namun di Indonesia waktu itu memang belum ada yang benar-benar memanfaatkan kesempatan usaha ini. Oleh karena itu Sribu memulai duluan di banding yang lainnya.

Perlu Anda ketahui bahwa model bisnis yang ditawarkan Sribu.com memberikan kedua hal kelebihan yang ditawarkan pada kedua jenis desain tersebut yaitu, kualitas yang bagus, pilihan yang banyak namun dengan harga yang terjangkau. Model yang diterapkan dalam situs ini berbasis pada kontes. Jika klien hendak memesan desain logo, undangan poster, website, kaos dan sebagainya, mereka dapat memilih tiga paket kontes. Paket tersebut adalah bronze, silver dan gold, dan harga dimulai dari Rp 1,5 juta untuk paket bronze hingga Rp 9 juta untuk paket gold. Jadi produk Sribu sangat cocok bagi pebisnis yang mau membuka bisnis baru ataupun juga perusahaan yang telah berjalan, karena untuk masing-masing pihak ada paket yang sesuai dengan kebutuhan mereka. Selanjutnya klien harus memasukan deskripsi desain apa yang mereka inginkan di halaman yang tersedia di situs. Semua ini dapat dilakukan hanya dalam 5 menit saja.


Setelah melakukan pembayaran via ATM, paypal atau kartu kredit, maka kontes klien dijalankan. Dalam 7 hari, klien akan mendapatkan ratusan desain berkualitas untuk dipilih dari hasil partisipasi komunitas desain Sribu yang telah dikurasi sebelumnya. Model bisnis usaha  ini sangat luar biasa impactnya karena tidak ada lagi jasa desain yang lain yang dapat memberikan sedemikian banyaknya pilihan dengan harga yang sangat terjangkau. Setelah 7 hari kontes berakhir, klien tinggal memilih pemenang, melakukan revisi dan mendownload hasil revisi-nya. Mudah bukan? 

Klien-klien yang sudah menggunakan Sribu mulai dari startup atau usaha baru sampai klien besar seperti Mayora, Gramedia, Mr Baso, Trans TV, Tokobagus dan masih banyak lagi. Tingkat kepuasan pelanggan mencapai 98% dan hampir 40% melakukan repeat order atau order lagi di Sribu. “Sribu membantu saya mendapatkan 756 logo untuk dipilih dalam waktu yang cepat 7 hari saja” Kata Cindy Thio, Strategi dan marketing SCIM, firma keuangan asal New York.  “Pelayanan dan hasil yang saya terima dari Sribu sangat memuaskan.” Ucap Muhammad Syafaat, GM Branding dan Promotion dari Merpati Airlines.

“Ketika memulai bisnis usaha yang diberi nama Sribu ini, dia memiliki dua gol utama yaitu bagaimana menciptakan sebuah produk yang dipakai oleh global market dan menciptakan lapangan perkerjaan bagi banyak orang” Ucap Ryan Gondokusumo, Founder Sribu.com. Sribu pertama kali berdiri pada akhir tahun 2011, langsung memenangkan penghargaan Sparxup 2011 untuk kategori Best User Generated Content dan mendapatkan investasi dari East Ventures, perusahaan venture capital dari Singapura pada awal tahun 2012.  Dalam 2 tahun berjalan, Sribu telah memiliki lebih dari 1.000 perusahaan yang telah menggunakan jasa-nya. Komunitas desainer di Sribu sendiri mencapai 40.000 desainer, dimana 90% desainer ini adalah desainer Indonesia. Ini merupakan suatu pencapaian yang lumayan bagus untuk sebuah produk lokal. Ryan juga membagi informasi bahwa Sribu baru mendapatkan investasi kedua-nya dari Infoteria, perusahaan public dari Jepang pada Februari 2014 lalu.

Jelas ini merupakan peluang bisnis yang cukup bagus dan ternyata Sribu bisa menangkapnya. Menyediakan lapangan pekerjaan kepada desainer dengan memakai sistem kontes memberikan warna sendiri bagi industri bisnis desain di Indonesia.

Jika di lihat dari awal ketika berani menangkap peluang usaha ini “Ketika menganalisa masalah yang ada di market, awalnya Sribu melihat bahwa banyak designers di Indonesia yang handal namun tidak mempunyai kesempatan untuk memperlihatkan kebolehan mereka. Dan sebaliknya juga banyak perusahaan yang memerlukan jasa desain, namun sering tidak mendapatkan yang tepat meskipun sudah mengeluarkan banyak expense. Maka dari sini kami mencoba mengakomodasikan kedua kebutuhan ini dan terciptalah Sribu.com.” Lanjut Ryan.

Untuk memulai bisnis usaha ini tentunya tidak mudah. Menurut Ryan, tantangan yang dihadapinya ada 3 yaitu; bisnis model yang relatif masih baru dan asing, pengguna internet di Indonesia yang masih belum banyak terutama yang membayar via online, dan perilaku klien yang menganggap bahwa desain itu tidak penting untuk sebuah usaha. Ketika usaha baru berjalan 3 bulan, Ryan sempat frustrasi dan putus asa karena ternyata perkembangannya tidak secepat yang dia bayangkan dan ada pemikiran untuk tidak melanjutkan Sribu karena keraguan ini. Melalui banyak self learning, dan persistensi akhirnya dapat membuat Sribu naik ke level selanjutnya.

“ Banyak orang menganggap bisnis online adalah bisnis yang mudah dan murah, karena yang dibutuhkan hanyalah membuat sebuah website saja. Namun itu tidaklah benar. Setelah memiliki website, kita harus melakukan banyak hal dan mengeluarkan banyak biaya untuk mendatangkan traffic atau kita sebut pengunjung ke website kita. Website pun harus terus dimaintain dan mengeluarkan fitu-fitur baru untuk pengguna-nya. Apabila website tidak diupgrade maka pengunjung akan bosan atau tidak puas dengan fitur yang ada, dan mereka akan beralih ke website yang lain, dantentunya ini akan mengganggu jalannya bisnis yang sedang di jalankan. Tantangan terberat datang ketika website tersebut harus discaling, misalnya kalau saat ini website memiliki 100 pengunjung setiap harinya, bagaimana caranya membuat ke 1.000 pengunjung atau 10.000 pengunjung.” Jelas Ryan.

Pelaku bisnis online juga harus senantiasa meng-analisa data, yaitu data pengunjung website. Kuncinya adalah bagaimana Anda dapat mengetahui siapa yang datang ke website Anda agar Anda dapat melakukan strategi pemasaran bisnis usaha tersebut demi menarik pengunjung yang lebih banyak lagi dengan segment yang sama ke website Anda. Apabila gagal melakukan hal tersebut, Anda dapat kehilangan banyak waktu dan uang, dan tinggal tunggu bisnis Anda tutup karena modal yang disiapkan habis.

Setelah menjelaskan mengenai bisnis online, Ryan menjelaskan sedikit rencana Sribu.com ke depannya. Sribu ingin dibawa ke tahap internasional. Saat ini 90% dari pengguna Sribu masih merupakan bisnis dan pengunjung lokal, padahal Sribu memiliki kapabilitas untuk menghasilkan desain bagi pebisnis di luar Indonesia karena desain merupakan barang virtual dan tidak perlu deliver/diantar. “Dengan adanya investasi baru dari Infoteria, kami akan gencar membidik pasar baru seperti Singapura dan Jepang. Kami yakin dengan produk kami.” Tegas Ryan sambil mengakhiri interviewnya dengan pihak Nekat Usaha.

Itulah sebuah pengalaman bisnis usaha yang cukup menarik bagri Ryan Gondokusumo. Memang perjuaangan dalam mengembangkan sebuah bisnis usaha itu memerlukan ketekunan, kesabaran dan juga tentunya kreatifitas yang membuat perusahaan yang dia bangun sampai saat ini masih menjadi yang terbaik untuk urusan crowdsourcing desain di Indonesia. Apakah Anda berani juga menangkap peluang usaha yang ada di sekitar kita seperti Ryan? Silahkan dan semoga Anda sukses. Ohya jika ingin melihat websi Sribu bisa langsung cek disini www.sribu.com

Perencanaan untuk memulai usaha sendiri yang Mandiri

12/02/2014

Untuk memulai sebuah usaha baru, perlu dibuat perencanaan yang matang. Hal yang sangat penting adalah menentukan jenis usaha apa yang cocok untuk dimasuki. Hal ini terkait dengan kemampuan masing-masing orang, karena untuk membuat usaha baru, harus benar-benar memahami proses bisnis dari A-Z usaha yang akan digeluti, beserta risiko-risiko nya. Kira-kira produk apakah yang akan dijual atau diproduksi? kemana pemasarannya? serta bagaimana segmen pasar yang akan dituju?
Berikut dibawah ini artikel terkait dengan hal tersebut yang dapat dijadikan pertimbangan dan referensi bagi kita semua untuk memulai usaha sendiri. Semoga, Amin………………
Mulai dari yang Kecil

Pierre Omidyar dari e-bay, William Colgate dari Colgate, David Gold dari 99 Cents Only Store, Dewitt dan Lila Wallce dari Reader’s Digest. Apa persamaan tokoh-tokoh ini? Mereka kaya, sukses dan mereka tidak bekerja untuk orang lain, tetapi memiliki usaha sendiri.Mereka tidak memulai dari usaha besar, tetapi dari usaha kecil yang kemudian menjadi besar. Ingin tahu rahasia sukses mereka?

Memulai Usaha Sendiri
Memang banyak cara untuk meraih sukses. Salah satunya adalah dengan membangun usaha sendiri.
Mengapa?
Menurut Jennifer Basye Sander dan Peter Sander dalam buku mereka Niche and Grow Rich, kekayaan sangat jarang diperoleh dengan bekerja untuk orang lain.
Pernyataan ini juga didukung dengan hasil penelitian yang dilakukan oleh sebuah perusahaan yang bergerak di bidang jual-beli rumah mewah, Merrill Lynch.
Untuk mengidentifikasi calon pembeli potensial, Merrill Lynch memutuskan untuk mempelajari profil dari pembeli-pembeli mereka yang termasuk dalam pembeli kelas utama (mereka yang memiliki aset di atas $ 5.000 juta).
Dari hasil penelitian ini ditemukan bahwa 70% dari pelanggan kelas wahid tersebut adalah mereka yang memiliki usaha sendiri (bukan mewarisi kekayaan dari orang tua mereka).
Mereka tidak bekerja bagi orang lain, tetapi bekerja untuk diri sendiri. Mereka bekerja keras, menabung, dan hidup hemat sampai akhirnya mereka berhasil mengumpulkan kekayaan dalam jumlah besar.
Orang yang bekerja untuk dirinya sendiri tidak hanya dapat mengumpulkan banyak kekayaan, tetapi yang lebih penting, mereka juga senang melakukan pekerjaan yang mereka pilih sendiri.
Dari Mana?
Lisa Hammond, pendiri katalog barang yang dihasilkan oleh pengusaha wanita, dalam bukunya Dream Big mengatakan bahwa jika ingin mencari ”panggilan bisnis” yang cocok, amati sekeliling Anda dan catatlah semua hal yang menarik perhatian Anda.
Lisa Hammond sudah melakukan strategi ini dan sudah memiliki mimpi untuk terjun dalam bisnis yang bisa membantu para pebisnis wanita. Tetapi ia belum tahu bisnis apa yang harus ditekuninya. Untuk itu, ia membuka-buka majalah, surat kabar, pergi keliling kota, mengunjungi tempat-tempat yang dianggapnya menarik, dan berbicara pada orang-orang yang dianggapnya bisa memberikan ide bisnis. Setiap kali ia menemukan ide yang menarik, ia mencatatnya dalam Buku Ide Bisnisnya. Catatannya bisa berupa foto, satu kata, satu kalimat, satu guntingan gambar, artikel ataupun iklan. Semua ia kumpulkan sedikit demi sedikit. Beberapa buku sudah ia habiskan untuk mengumpulkan ide bisnisnya, sampai akhirnya ia menemukan ide bisnis yang paling pas untuknya, yaitu membuat Femail, katalog barang yang dihasilkan pengusaha wanita.
Cari Niche Market. Niche market adalah pasar khusus dengan kebutuhan khusus. Pasar ini memang pada awalnya tidak terlalu besar, tetapi memiliki pelanggan yang loyal jika kebutuhan mereka bisa terpenuhi.
Misalnya: begitu banyak majalah untuk wanita dan keluarga, kemudian salah satu penerbit majalah mendapat ide untuk meluncurkan majalah untuk para orang tua yang memiliki balita. Biasanya para orang tua (terutama yang baru memiliki anak pertama) belum paham mengenai cara mengurus anak dan mereka sangat butuh informasi mengenai segala sesuatu yang menyangkut perawatan anak balita mereka.
Lalu mengapa memulai dari niche market? Jika Anda baru memulai usaha, dan Anda ingin memulai usaha dari skala kecil, niche market merupakan titik awal yang paling aman (Jennifer Basye Sander dan Peter Sander, Niche and Grow Rich). Para pengusaha besar biasanya tidak bermain di pasar niche market, jadi persaingan juga relatif lebih mudah ditangani, dan target pasar di niche market umumnya akan menjadi loyal jika mereka memang dilayani dengan baik dan kebutuhan mereka dapat dipenuhi dengan tepat.
Langkah-langkah
Setelah menetapkan ide bisnis rinci yang akan Anda jalankan, berikut adalah langkah-langkah yang perlu diperhatikan untuk memulai ide bisnis tersebut.
Langkah memulai Usaha sendiri
1. START WITH A DREAM
Mulailah dengan sebuah mimpi. Semua bermula dari sebuah mimpi dan yakinkan akan produk yang akan kita tawarkan.A dream is where it all started: Pemimpilah yang selalu menciptakan dan membuat sebuah terobosan dalam produk, Cara pelayanan, jasa, ataupun idea yang dapat dijual dengan sukses. Mereka tidak mengenal batas dan keterikatan, tak mengenal kata ‘tidak bisa’ataupun tidak mungkin’.
2. LOVE THE PRODUCTS OR SERVICES
Cintailah Produk anda. Kecintaan akan produk kita akan memberikan sebuah keyakinan pada pelanggan kita dan mmbuat kerja keras terasa ringan. Membuat kita mampu melewati masa masa sulit. Enthusiaatism and Persistence: Antusiasme dan keuletan sebagai pertanda cinta dan keyakinan akan menjadi tulang punggung keberhasilan sebuah usaha yang baru.
3. LEARN THE BASICS OF BUSINESS.
Pelajarilah fundamental business. BEYOND THE *BUY LOW, SELL HIGH, PAY LATE, COLLECT EARLY*: Tidak akan ada sukses tanpa ada sebuah pengetahuaan dasar untuk business yang baik, belajar sambil bekerja, turut kerja dahulu selama1-2 tahun untuk dapat mempelajari dasar – dasar usaha akan membantu kita untuk maju dengan lebih baik. Carilah –Guru- yang baik.
4. WILLING TO TAKE CALCULATED RISKS.
Ambillah resiko. The Gaint that u will be able to achiave is directly propoltional to the risk taken: Berani mengambil resiko yang diperhitungkan merupakan kunci awal dalam dunia usaha, karena hasil yang akan dicapai akan proporsional terhadap resiko yang akan diambil. Sebuah resiko yang diperhitungkan dengan baik – baik akan lebih banyak Memberikan kemungkinan berhasil. Dan inilah faktor penentu yang membedakan -entreprenneur- dengan –manager-. Entrepreneur akan lebih dibutuhkan pada tahap –awal- pengembangan perusahaan, dan –manager- dibutuhkan akan mengatur perusahaan yang telah maju.
5. SEEK ADVICE, BUT FOLLOW YOUR BELIEF.
Carilah nasehat dari pekarnya, tapi ikuti kata – kata kita. Consult ConsultAnts, ask the experts, but follow, but follow your hearts. Entrepreneur selalu mencari nasehat dari berbagai pihak tapi keputusan akhir selalu ada ditagngannya dan dapt diputuskan dengan indera ke enam-nya. Komunikasi yang baik dan kepiawaian menjual. Pada fase awal sebuah usaha, kepiawaian menjual merupakan kunci suksesnya. Dan kemampuan untuk memahami dan menguasai hubungan dengan pelanggan akan membantu mengambangkan usaha pada fase itu.
6. WORK HARD, 7 DAY A WEEK, 18 HOURS A DAY
Kerja keras. Ethos Kerja keras sering dianggap sebagai mimpi kuno dan seharusnya diganti, tapi hard-work and smart-work tidaklah dapat dipisahkan lagi sekarang. Hampir semua successful start-up butuh workaholics. Entrepreneur sejati tidak pernah lepas dari kerjanya, pada saat tidurpun otaknya bekerja dan berpikir akan bussinessnya. Me-lamun-kan dan memimpikan kerjanya.
7. MAKE FRIENDS AS MUCH AS POSSIBLE
Bertemanlah sebanyak banyaknya. Pada harga dan kwalitas yang sama orang membeli dari temannya, pada harga yang sedikit mahal, orang akan tetap membeli dari teman. Teman akan membantu mengembangkan usaha kita, memberi nasehat, membantu menolong pada masa sulit.
8. DEAL WITH FAILURES
Hadapi kegagalan. Kegagalan merupakan sebuah vitamin untuk menguatkan dan mempertajam intuisi dan kemampuan kita berwirausaha, selama kegagalan itu tidak –mematikan-. Setiap usaha selalu akan mempunyai resiko kegagalan dan bila mana itu sampai terjadi, bersiaplah dan hadapilah!.
9. JUST DO IT, NOW!
Lakukanlah sekarang juga. Bila anda telah siap, lakukanlah sekarrang juga. Manager selalu melakukan : READY-AIM-SHOOT,tetapi entrepreneur sejati akan melakukan READY-SHOOT-AIM!. Putuskan dan kerjakan sekarang, karena besok bukanlah milik kita.
"Kunci Sukses Usaha"
William A. Ward pernah berkata, "Ada empat langkah mencapai sukses, yakni perencanaan yang tepat, persiapan yang matang, pelaksanaan yang baik, dan tidak mudah menyerah." Gunakan falsafah Ward ini agar sukses. Perinciannya sbb:
1. Ikuti perkembangan jaman.
Bergabunglah dalam organisasi yang berkaitan dengan bisnis Anda. Banyak membaca dan gali informasi sebanyak mungkin. Internet akan banyak membantu Anda.
2. Buat rencana keuangan.
Catat semua pemasukan dan pengeluaran setiap harinya. Buat target jangka pendek dan jangka panjang. Jangan pernah menyerahkan kondisi keuangan pada nasib. Perhitungkan dengan matang.
3.Perkirakan aliran uang tunai.
Anda harus bisa memperkirakan aliran uang tunai, paling tidak tiga bulan ke depan. Jangan membuat anggarkan pengeluaran yang lebih besar dari itu.
4. Bentuk dewan penasehat atau cari tenaga ahli, untuk memberi ide, saran atau kritik terhadap Anda dan produk yang ditawarkan.
Mereka bisa berupa teman-teman atau anggota keluarga yang dipercaya.
5. Jaga keseimbangan antara kerja, santai, dan keluarga.
Tak perlu ngoyo, karena sesuatu yang dikerjakan dengan ngoyo, hasilnya tak akan maksimal. Lagi pula, badan dan otak butuh istirahat.
6. Kembangkan jaringan (network).
Tak ada salahnya berkenalan dan bergaul dengan orang-orang yang berhubungan atau bisa mendukung bisnis Anda. Siapa tahu ada ide yang bisa digali.
8. Disiplin/motivasi.
Aspek terberat dalam menjalankan usaha sendiri adalah disiplin atau motivasi untuk bekerja secara teratur. Untuk mengatasinya, buatlah daftar apa saja yang harus dikerjakan hari ini dan esok. Tentukan target yang harus dicapai dalam minggu ini.
9. Selalu waspada dan siap.
Rajin-rajin melakukan evaluasi terhadap pasar, produk dan sistem pemasaran. Kalau perlu, ubah cara kerja agar lebih efisien. Perbaiki cara pemasaran atau kualitas produk.
10. Cintai pekerjaan Anda.
Bagaimana akan sukses, jika Anda tak punya sense of belongin pada pekerjaan dan produk yang dihasilkan. Cintai pekerjaan dan produksi sendiri, dan uang akan mengikuti Anda.
11. Jangan mudah menyerah.
Para pengusaha sukses pun pernah mengalami kegagalan. Jika ingin cepat berhasil, segeralah bangkit dan belajar dari kegagalan. Jangan bersedih terlalu lama, apalagi menyerah. (*)
12 Langkah Memulai Usaha
Berniat membuka usaha sendiri, tapi bingung harus mulai darimana? Memang tak mudah untuk memulai usaha, tapi jika Anda bisa menjawab pertanyaan berikut, berarti Anda siap memulainya:
Apakah bidang usaha yang akan digeluti itu cukup potensial?
Bagaimana prospeknya? Seberapa ketat persaingannya? Siapa kira-kira yang akan menjadi pesaing usaha tersebut? Bagaimana cara menghadapinya? Apa target usaha tersebut? Bagaimana mencapainya? Dari segi hukum, apa yang perlu disiapkan? Apa saja penghalangnya? Apa nama usaha (perusahaan) itu? Berapa dana yang dibutuhkan? Bagaimana memenuhinya? Dimana usaha tersebut akan dijalankan? Apakah sudah mempersiapkan kantornya? Sarana atau peralatan apa yang dibutuhkan? Bagaimana mendapatkannya? Apa tersedia asuransi yang memadai? Apakah Anda sudah memiliki supplier atau pemasok bahan baku? Sistem manajemen seperti apa yang akan diterapkan? Siapa yang akan menjalankan operasional usaha sehari-hari? Berapa karyaan yang dibutuhkan? Bagaimana sistem pemasaran dan distribusi produk atau jasa yang akan dihasilkan? Bagaimana agar masyarakat mengenal produk atau jasa yang akan dipasarkan? Bila tidak bisa menjawab semua pertanyaan itu, maka sebaiknya Anda mengkaji ulang niat membuka usaha sendiri, sampai benar-benar siap.
Contoh Usaha Kecil yang Sukses
Berikut adalah beberapa orang yang telah memulai dari kecil dan akhirnya meraih sukses besar.
Disney. Tahukah Anda bahwa Walt Disney memulai usahanya dari sebuah gudang milik pamannya yang diubah menjadi sebuah studio? Pada saat itu, film-film yang dibuat adalah film-film layar lebar, Disney dan kakaknya melihat peluang besar di sebuah niche market (pembuat film kartun). Namun karena keterbatasan modal, mereka meminjam gudang milik paman mereka untuk memulai produksi film mereka yang pertama. Usaha di gudang ini kemudian berkembang menjadi kerajaan bisnis di dunia hiburan dengan penghasilan yang terus meningkat melalui film-film blockbusters yang dihasilkannya. Sekarang, selain usaha film kartun, Disney juga berhasil membangun ”Dunia Fantasi”, yaitu sebuah taman hiburan yang besar dan modern yang dikunjungi jutaan orang per tahunnya.
Reader’s Digest. Majalah yang sudah diterjemahkan ke dalam puluhan bahasa dan sudah melekat di hati jutaan pembaca di seluruh dunia selama beberapa dekade ini dibidani oleh Dewitt and Lila Wallace. Pasangan suami isteri Wallace ingin membagikan semangat juang dan kiat sukses kepada para pembacanya setelah terpukul oleh kepedihan dan kehancuran yang disebabkan oleh perang dunia. Dengan dana yang terbatas, mereka memulai pembuatan majalah ini dari skala kecil. Majalah ini pun dibuat dengan ukuran yang ekonomis (ukuran kecil, jauh lebih kecil dari majalah lain pada umumnya). Namun, dengan isi yang dirasakan bermanfaat oleh para pembaca, majalah ini akhirnya berkembang menjadi majalah internasional yang beredar di berbagai negara, dengan oplah yang mencapai jutaan eksemplar.
Sebuah mimpi akan tetap menjadi mimpi jika tidak ada tindakan untuk mewujudkannya. Mimpi boleh saja besar, tetapi Anda bisa memulainya sekarang dari skala kecil. Dari tindakan kecil ini, Anda bisa mendapatkan pelajaran berharga yang bisa kita gunakan untuk memperbaiki tindakan yang berikutnya, sehingga akhirnya seluruh mimpi bisa terwujud.
Jadi, sudahkah Anda mempunyai mimpi sukses? Tidak usah menunggu sampai Anda memiliki segalanya untuk mulai.
Mulai sekarang, dan mulai dari skala kecil kalau memang Anda masih memiliki beberapa keterbatasan.
Sudah banyak orang berwirausaha dengan modal kecil mampu menjadi sebuah wirausaha besar dan sukses.
Jenis usaha yang kita pilih juga mempengaruhi, misalkan kita akan membuka usaha kios pulsa atau agen pulsa dan kios jualanan makanan seperti hamburger, mie, dan lain sebagainya , modal yang di keluarkan tidak begitu besar akan tetapi jika dikelola dengan profesional akan mendapatkan hasil yang besar!
Bagi Anda yang ingin mencoba berwirausaha atau membuka usaha, berikut beberapa langkah menyusun bisnis wirausaha modal kecil agar bisa berjalan dan sukses
1. Tentukan mimpi
Bermimpi tidak ada salahnya, tidak butuh modal, dan juga tidak beresiko. Bermimpi menjadi pengusaha sukses dan memiliki banyak uang tentu merupakan mimpi para calon wirausahawan. Tapi harus di ingat, harus di imbangi dengan kemampuan diri sendiri, karena kemampuan dan kapabilitas Anda hanya Andalah yang tahu.
2. Kerjakan yang kamu sukai
Jangan pernah melakukan sesuatu yang tidak pernah Anda sukai, atau Anda akan melakukannya dengan terpaksa. Jika Anda memiliki hobi, itu adalah permulaan yang baik. Banyak wirausahawan yang berhasil berkembang karena pilihan usahanya di seputar hobi. Kalaupun Anda menekuni bidang baru, sekali lagi, pastikan Anda menyukainya. Dengan begitu, Anda akan melakukannya dengan totalitas tanpa memikirkan lelah.
3 . Jangan menunda untuk memulai.
Jika Anda merasa harus berwirausaha, maka jangan menunggu lama. Segeralah mencari segala informasi dan berbagai referensi tentang bisnis yang akan Anda jalani. Jangan menunda untuk memulai, cobalah untuk tidak kehilangan gairah Anda!
4. Jangan kerjakan hal tersebut sendirian
Hampir mustahil jaka Anda melakukannya sendiri segala sesuatunya ! Anda membutuhkan dukungan ketika memulai bisnis, begitu juga setelahnya. Seorang anggota keluarga atau teman tidak jarang akan memberikan ide dan refensi. Tapi yang paling utama adalah dukungan mereka, baik segi moril atau materiil, dan itu bisa tidak ternilai harganya.
5. Tulis perencanaan bisnis.
Alasan penting membuat rencana bisnis adalah ternyata langkah ini dapat membantu Anda menghindari resiko bisnis yang merugikan. Dengan membuat perencanaan bisnis, Anda akan bijak mengatur strategi, begitu juga dengan pemasukan dan pengeluaran. Mulailah membuat rencana bertahap sesuai dengan kemampuan Anda.
6. Bergabung dengan wirausahawan lain
Anda akan mengerjakan banyak penelitian sepanjang rencana bisnis, tetapi itu barulah awalnya. Anda untuk menjadi ahli dalam usaha Anda, produk dan jasa. Jika Anda telah selesai, tidak ada salahnya bergabung dengan komunitas, asosiasi, atau klub sesama wirausahawan. Dengan begitu, maka Anda akan banyak mendapat masukan dari mereka yang lebih berpengalaman.
7. Meminjam tidaklah tabu
Jika modal Anda sedikit bahkan tidak cukup untuk memulai sebuah usaha yang kecil sekalipun, maka meminjam uang dari bank atau koperasi tidaklah tab. Silahkan lakukan peminjaman yang sesuai, namun efektif. Jangan sampai berlebihan, pikirkan juga bagaimana Anda mengembalikannya. Intinya adalah lakukan dengan bijak
8. Selalu berusaha profesional
Tunjukkan pada diri sendiri dan orang bahwa Anda mampu profesional. Lakukan segalanya dengan cara yang sopan, penuh perhitungan, dan bijak.
9. Dapatkan klien sebelum Anda memulai
Jangan menunggu sampai anda telah secara resmi memulai bisnis, jalinlah hubungan yang baik dan beri tahu kepada calon klien bahwa Anda akan membuat bisnis A atau B. Dengan mengembangkan jaringan atau network, serta menambah daftar kotak, berarti Anda makin terpacu untuk segera membesarkan bisnis yang bahkan belum Anda mulai sekalipun.
Membangun Bisnis Online Sehat dan Mandiri
MEMBANGUN BISNIS YANG MENGUNTUNGKAN DARI RUMAH ANDA SENDIRI SECARA ONLINE...!!!.
Membangun Bisnis Online Sehat dan Mandiri adalah Bisnis dengan cara Online, dimana Anda Bisa Kerja di Rumah..?
Apakah anda jenuh dengan pekerjaan anda saat ini? Tidak pernah punya waktu cukup untuk anak dan keluarga anda? Apakah anda menghabiskan 2-4 jam per hari di kemacetan? Atau setelah semua usaha yang anda lakukan, anda masih bermasalah dengan keuangan anda?
Jika anda menjawab Ya ke minimal salah satu pertanyaan diatas dan setelah membaca halaman ini, anda akan bisa melihat bagaimana anda dapat bekerja dari rumah, mengatur waktu anda sendiri, memiliki waktu lebih banyak untuk orang-orang yang penting dalam hidup anda, dan menentukan masa depan keuangan untuk anda sendiri dan keluarga anda!
Selamat datang di page "Work from Home" (Bekerja dari Rumah), alasan anda sampai berada disini bukanlah suatu kebetulan. Anda Mungkin sedang mencari cara untuk merubah kehidupan anda, hal ini dapat kita lakukan dengan memiliki Bisnis Online dengan Bisnis dari Rumah Sendiri.
Apakah ada yang salah dengan bekerja Kantoran?.... Memang tidak ada yang salah dengan bekerja di kantor, hanya saja....
Umumnya, orang yang bekerja telah memiliki penghasilan yang cukup baik, tetapi di sisi lain mereka tidak memiliki waktu yang cukup untuk bersama dengan keluarga dan anak-anak mereka. Sementara itu untuk beberapa orang, mereka mencari suatu penghasilan tambahan untuk bisa keluar dari masalah finansial mereka.
Pertimbangkan beberapa fakta berikut......
Untuk pertama kalinya dalam sejarah, generasi saat ini memiliki rata-rata standar kehidupan yang lebih rendah dibandingkan orang tua mereka.
Tanyakan pada diri anda sendiri apakah penghasilan anda telah sepadan dengan waktu dan usaha yang anda berikan? Lihat rekan kerja anda yang telah bekerja 5 tahun lebih lama di company anda. Apakah mereka memiliki Gaya Hidup / Lifestyle yang anda inginkan 5 tahun dari sekarang?
Rata-rata orang yang bekerja di kantor menghabiskan antara 2-4 jam per hari dalam perjalanan dari rumah ke tempat mereka bekerja. Dan mereka TIDAK DIBAYAR untuk waktu yang hilang ini.
60% penduduk di Amerika hidup pada atau mendekati batas garis kemiskinan. Statistik ini labih buruk di negara berkembang seperti Indonesia.
Dalam satu keluarga, suami dan istri harus bekerja untuk dapat memenuhi kebutuhan atau membayar tagihan-tagihan mereka.
Seberapa aman atau secure kah pekerjaan anda? Sebagian besar orang yang bekerja selama 30 tahun untuk suatu perusahaan pada akhirnya digantikan posisinya oleh generasi yang lebih muda. Jika anda ada dalam posisi tersebut, apa yang akan anda lakukan?
Dalam kondisi ekonomi global saat ini, Menurut USA Today, 51% eksekutif menyatakan bila mereka ada dibawah tekanan akan kehilangan pekerjaan mereka karena downsizing atau pengurangan tenaga kerja. Hal ini juga terjadi di Indonesia.
Setiap tahunnya, 500.000 pekerja diberhentikan dari pekerjaannya.
Beberapa dari anda mungkin memiliki penghasilan yang baik tapi tidak memiliki waktu. Siapa yang membesarkan anak-anak anda saat anda bekerja di luar sana untuk memperoleh penghasilan? Menurut statistik, 74% anak-anak dibesarkan oleh orang lain (pembantu, babysitter, atau anggota keluarga selain orang tuanya sendiri). Apakah menurut anda ini cara yang benar untuk membesarkan anak anda?
Mengapa Bekerja dengan Bisnis Online Dari Rumah?
Mengapa tidak? Berikut adalah beberapa keuntungan anda bekerja dari rumah:
Tidak ada kemacetan karena anda tidak perlu meghabiskan 2-4 jam per hari untuk perjalanan.
Anda memiliki waktu lebih banyak untuk anak-anak atau keluarga anda.
Anda menentukan jam kerja anda sendiri.
Menentukan penghasilan anda sendiri. Anda sendiri yang menentukan seberapa cepat anda berjalan.
Anda bisa mulai bekerja dari rumah secara part-time tanpa mengganggu pekerjaan anda sehari-hari, dan memutuskan untuk full time saat anda siap untuk melakukannya.
Bagaimana Cara Kerja secara Online?
Ini bukanlah Door-to-door sales, dan ini juga bukan MLM dimana anda harus mengajak-ajak dan mengundang kenalan anda untuk hadir dalam suatu pertemuan.
Membangun Bisnis Online Sehat dan Mandiri adalah bisnis yang memanfaatkan pertumbuhan yang pesat dari 2 Industri, yaitu Internet Industry dan Wellness Industry. Untuk bekerja , kami dengan Tim Bisnis dari Rumah memanfaatkan teknologi baik online maupun off-line, yang memungkinkan anda untuk bekerja dari rumah dan memiliki waktu lebih banyak dengan keluarga anda.
Paduan teknologi baik off-line maupun online ini menjadi bagian utama dalam Work From Home System. Kami akan mengajarkan anda suatu sistem yang sangat sederhana yang akan membantu anda merubah keadaan finansial, dan memiliki waktu lebih banyak dengan keluarga anda. Anda juga akan mendapatkan step by step training baik lokal maupun international.
 

© Copyright pd Grup 2010 -2011 | Powered by Blogger.com.
notifikasi
close